EROS HERLINA S.E.M.A.K KEPALA SEKOLAH SMK BINA INSAN MANDIRI SEKALIGUS KETUA PORUM DI KECAMATAN BANJARSARI KAB LEBAK BENTEN DANA PIP SMKS BINA INSAN MANDIRI DIDUGA DANA PIP DIPOTONG SAMA KEPALA SEKOLH ORANG TUA MURID MERENDANG
Lebak-Banten-pi News onlen
Dugaan praktek pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kembali mencoreng dunia pendidikan. Kali ini, sorotan tajam mengarah ke SMKS BINA INSAN MANDIRI KEC BANJARSARI KAB LEBAK BANTEN
Seorang tua murid dengan geram mengungkapkan bahwa anak anaknya, penerima dana PIP dengan jumlah siswa 2025 sebanyak 198 orang dengan dana kseluruhan sebesar Rp 303.3000.000 sedangankan yang di bagikan cuman 125 siswa dengan dana Rp 188.100.000 trus pembrian dari aktivasi nominasi mendapatkan 35 siswa dengan dana Rp 6.3000.000 lanjut pembrian relaksasi ada 38 siswa dengan dana Rp 52.200.000 lalu tim media kami menanyakan kepada ibu kepala sekolah eros Herlina sisa nyah di kemanakan uang trsebut
Lalu jawab ibu kepala sekolah yang brnama eros Herlina saya tidak tau masalah dana PIP trsebut jadi seolah olah Beliu tidak tau menahu dengan dana trsebut apakah uang trsebut di makan tikus atau di masukan ke kantong pribadi ?
Perlu ditegaskan, dana PIP adalah hak siswa, bukan sumber pendapatan sekolah. Penggunaanya telah diatur secara jelas, dengan dalih apapun, adalah tindakan ilegal dan dapat dikenakan saksi pidana.
Kasus dugaan pemotongan dana PIP di SMKS BINA INSAN MANDIRI ini harus diusut tuntas. Aparat penegak hukum, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus turun tangan untuk memastikan dana PIP disalurkan sesuai peruntukannya. Jangan biarkan hak siswa dirampas oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab! Dan kami minta ke pada pihak dinas dinas terkait segasara turun kelapangan untuk mengecek kasus trsebut
(TIM)








