KUNINGAN — PI -NEWS.ONLINE.COM
Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan terus mematangkan kesiapan infrastruktur penunjang pelayanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan vaksin dan sediaan farmasi yang memerlukan pengendalian suhu. Upaya tersebut mendapat perhatian melalui visitasi uji kelayakan (feasibility study) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terkait pengembangan infrastruktur cold chain nasional.
Visitasi ini menjadi salah satu tahapan untuk menilai kesiapan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan sebagai calon penerima dukungan hibah unit cold room. Penilaian mencakup aspek teknis, operasional, hingga manajerial yang berkaitan dengan keberlanjutan pengelolaan fasilitas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, menempatkan kesiapan sarana dan tata kelola sebagai bagian penting dalam penguatan sistem pelayanan kesehatan daerah.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur penyimpanan dengan pengendalian suhu yang memadai tidak dapat dipisahkan dari upaya mempertahankan mutu vaksin maupun produk farmasi tertentu selama berada dalam rantai distribusi dan penyimpanan.
Karena itu, proses evaluasi dari pemerintah pusat menjadi momentum bagi Dinkes Kuningan untuk memastikan berbagai persyaratan pendukung telah dipersiapkan secara menyeluruh. Tidak hanya menyangkut fasilitas fisik, tetapi juga sumber daya manusia, prosedur operasional, pengawasan, serta aspek pemeliharaan.
Penguatan cold chain memiliki peran penting dalam sistem logistik kesehatan. Pengelolaan suhu yang konsisten diperlukan agar produk yang membutuhkan kondisi penyimpanan tertentu tetap terjaga kualitasnya hingga digunakan dalam pelayanan kesehatan.
Melalui feasibility study, pemerintah pusat juga dapat memperoleh gambaran mengenai kesiapan daerah sebelum dukungan infrastruktur direalisasikan. Dengan demikian, fasilitas yang nantinya diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan secara tepat, berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan.
Dinkes Kuningan menyambut baik proses visitasi tersebut sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dukungan infrastruktur nasional diharapkan dapat berjalan seiring dengan kesiapan daerah dalam menyediakan sistem pengelolaan yang memenuhi ketentuan.
Di bawah koordinasi dr. H. Edi Martono, MARS, Dinkes Kuningan terus mendorong penguatan sarana dan tata kelola kesehatan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pengembangan fasilitas cold chain pada akhirnya bukan sekadar penambahan infrastruktur, tetapi juga bagian dari membangun sistem logistik kesehatan yang lebih tertata, aman, dan berkelanjutan.
Dengan kesiapan tersebut, Dinkes Kabupaten Kuningan diharapkan semakin mampu mendukung pengelolaan vaksin dan sediaan farmasi sesuai standar, sekaligus memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan masyarakat di daerah.
Red








