P3A-TGAI di Desa Cisarua Diduga Diborongkan ke Pihak Ketiga dan Dibangun Asal Asalan Oleh Kelompok Tani P3A Tani Berdikari Sehingga Bayar Oknum Untuk Publikasi Bagus
Bogor. Pi-News.online
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, diduga menyimpang dari ketentuan. Sejumlah pekerja berasal dari luar daerah, pekerjaan tersebut harusnya melibatkan warga sekitar atau Swakelola, namun demi meraup keuntungan Kelompok Tani P3A Tani Berdikari malah di borong kan melibatkan orang ketiga, sehingga bayar oknum Media dengan nominal yang cukup besar senilai Rp. 2.000.000;
Pantauan di lapangan, pekerjaan yang bersumber dari APBN sebesar Rp195 juta itu terlihat dikerjakan oleh tenaga kerja dari luar daerah, di antaranya dari Cianjur. Padahal, dalam Juknis P3-TGAI ditegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan harus dilakukan secara swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) penerima bantuan, bukan diborongkan ke pihak ketiga, sehingga timbul dugaan demi meraup keuntungan.
Ketika Tim awak Media mengkonfirmasi terkait pembelanjaan pasir, salah satu pekerja menjawab, ia pak kita beli pasir Sepuluh Ribu Lima Ratus Rupiah, satu karungnya, sehingga apapun di lakukan demi meraup keuntungan peribadi.
Ketua Kelompok Tani P3A Tani Berdikari Acip Belum dapat di konfirmasi, untuk memberikan kejelasan terkait dengan pembangunan P3-TGAI, yang di borong kan melalui pihak ketiga, sehingga pembangunan diduga asal asalan, demi meraup keuntungan.
Kami tim awak media Pelita informasi news, menegaskan kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai BBWS. Ciliwung Cisadane, untuk segera mengawasi dan audit pekerjaan tersebut.
*S. Wirawan*








