Wabup Nurul Menyampaikan Sejumlah Perkembangan Pemkab, Saat Menghadiri Sarasehan Sosialisasi Toleransi dan Keberagaman DPRD Provinsi di MCM

 

Wabup Nurul sampaikan Sejumlah Perkembangan Pemkab, Saat Menghadiri Sarasehan Sosialisasi Toleransi dan Keberagaman DPRD Provinsi di MCM

Bojonegoro Jatim, pi-news.online // Laksanakan Program Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Provinsi, DPRD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro melalui Fraksi Komisi B hari ini sabtu tanggal 11/07/2026 mendampingi anggota DPRD Provinsi Jawa timur dalam melaksanakan kegiatan Sarasehan Sosialisasi Toleransi dan Keberagaman yang mengambil tema berjudul: Merawat Harmoni dalam Keberagaman melalui Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Sarasehan Sosialisasi yang diselenggarakan mulai pukul 08.00 Wib sampai pukul 13.00 Wib bertempat di Hotel & Resto Griya MCM, Jl. Pemuda Timur No. 5 A Bojonegoro ini dihadiri oleh Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M. (Wakil Bupati Bojonegoro), selaku Tuan Rumah, Dr. H. Freddy Poernomo, S. H., M.H selaku (Anggota DPRD Jawa Timur), Drs. H. Hanafi, M.M. (Dewan Masjid Indonesia Bojonegoro) selaku Narasumber giat Sosialisasi, Kadinkes Bojonegoro, Moch Subeki Owner Hotel & Resto Griya MCM, Sigit Harianto mewakili DPRD Bojonegoro Fraksi Golkar, puluhan peserta dari Relawan Kota khususnya, dan sejumlah media, Berjalan dengan tertib, aman, lancar penuh kebersamaan dan keharmonisan.

Berjalannya kegiatan Sosialisasi tersebut dipandu oleh seorang Moderator, Fitria Eka Rina, S.Sos yang juga menjabat sebagai (Sekretaris Lembaga Bangkit Mandiri) dan Mas Kabul selaku MC kegiatan.

Mengawali serangkaian giat Sosialisasi, setelah mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersamaan, dan do’a bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dari Dr. H. Freddy Poernomo, S. H., M.H (Anggota DPRD Jawa Timur) selaku penggagas kegiatan sosialisasi.

Dr. H. Freddy Poernomo, S. H., M.H menyampaikan banyak terimakasih kepada para peserta atas kehadirannya, khususnya yang terhormat tuan rumah ibu Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M. (Wakil Bupati Bojonegoro) yang berkenan hadir, yang didampingi OPDNya Kadinkes, juga hadir bapak Tejo, yang semuanya dalam keadaan sehat dan selalu setia dalam keberagaman.

Kegiatan ini, merupakan bentuk agenda program kami selaku wakil rakyat dan/atau pelayan rakyat yang wajib kami laksanakan di setiap tahunnya dan insyaallah dalam waktu dekat kami juga melaksanakan program reses DPR yang juga akan kami lakukan di wilayah kabupaten Bojonegoro ini. Ungkapnya.

Dalam sambutan pra rangkaian kegiatan, Drs. H. Hanafi, M.M. menjabarkan maksud, tujuan dan makna serta arti sebenarnya apa yang dimaksud kalimat Toleransi dan Keberagaman dalam perawatan yang Harmoni dalam keberagaman melalui Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat, yang di garisbawahi bahwa Toleransi dan Keberagaman itu dilakukan dengan semangat keharmonisan, dalam arti dibarengi dengan sebuah ketulusan, kerelaan dan keiklasan. Jelasnya.

Dalam keberagaman melalui Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat, Hanafi juga menggambarkan bak sebuah lagu yang dilantunkan oleh OM. Soneta H. Rhoma Irama yang menceritakan jumlah penduduk yang terdiri dari 135 Juta saat itu, yang terdiri dari banyak Sukubangsa. Ungkapnya.

Ditempat yang sama, Dra. Hj. Nurul Azizah, M.M. (Wakil Bupati Bojonegoro) dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Bojonegoro dan terimakasihnya kepada bapak Dr. H. Freddy Poernomo, S. H., M.H (Anggota DPRD Jawa Timur) dimana beliau selalu suport kabupaten Bojonegoro tentang banyak hal dalam melaksanakan program DPRD nya kepada masyarakat Bojonegoro. Wabuppun juga sempatkan minta peserta memberikan applaus untuk beliau.

Di sisi lain, Wabup Nurul juga melaporkan bahwa berbagai kekurangan yang sudah dilakukan saat ini dan pada nantinya di tahun kedua termasuk target Pemkab diantaranya disamping pemberian BKD dan ADD juga pengembangan dan/atau penyediaaan alat teknologi di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro terkair alat operasi saraf, juga akan mentargetkan adanya Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di APBD P, termasuk penaggulangan penyakit TBC secara total, kemudian pendidikan kesehatan untuk mewujudkan layanan unggulan di setiap RS, walaupun disisi lain APBD kita mengalami penurunan tinggal 4 koma satu triliunan. Ungkapnya.

Dan alhamdulillah saat ini RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro sudah masuk tingkat dua dalam pelayanan pasien masyarakat di Jawa Timur. Ungkapnya. (Galoeh.Hs)

Pos terkait