Diduga Tak Gali Pondasi, Proyek Irigasi Tersier UPKK Terus Jaya di Cikunir Jadi Sorotan

 

Diduga Tak Gali Pondasi, Proyek Irigasi Tersier UPKK Terus Jaya di Cikunir Jadi Sorotan

​KAB,TASIKMALAYA.JABAR–Pi news Pelaksanaan proyek Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier di Desa Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, kini tengah menuai sorotan tajam.

Proyek swakelola yang dilaksanakan oleh Unit Pengelola Keuangan dan Kegiatan (UPKK) Terus Jaya tersebut diduga kuat dikerjakan asal-asalan tanpa melakukan penggalian pondasi yang semestinya.Rabu (01/07/2026).

​Berdasarkan pantauan dilapangan program ini merupakan Kegiatan Bantuan Pemerintah dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian.
Proyek bernilai Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah) yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 ini memiliki waktu pelaksanaan dari 5 Juni 2026 hingga 2 November 2026.

​Dugaan kejanggalan muncul dari laporan warga dan pantauan di lapangan,pemasangan batu untuk dinding irigasi disinyalir langsung ditumpuk di atas permukaan tanah atau saluran lama tanpa adanya galian pondasi yang cukup dalam.

Hal ini memicu kekhawatiran terkait kekuatan struktural bangunan air tersebut yang dinilai rawan ambrol saat debit air meningkat.

​”Pondasinya kelihatan langsung dipasang di atas tanah begitu saja tanpa digali dulu secara layak,dikhawatir ini hanya mengejar target selesai tanpa memikirkan ketahanan jangka panjang,harusnya dikerjakan sesuai aturan,” ungkap salah satu warga sekitar lokasi proyek yang tidak mau disebutkan namanya.

Saat awak media komfimasi terkait spek dan teknis pelaksanaan pekerjaan di lapangan, Norma selaku PPL wilayah binaan setempat menjelaskan,”Bahwa seluruh proses telah melalui tahapan musyawarah bersama tokoh masyarakat, pemdes, Poktan, UPKK, hingga Babinsa”,ujarnya.

“Terkait fungsi kontrol dan akuntabilitas anggaran,pengawasan formal mengacu pada regulasi yang berlaku,pemeriksa kegiatan ini adalah Irjen dan BPK, selain itu tidak ada,” tulisnya saat dikonfirmasi via WhatsApp. Ia menekankan komitmennya agar dana amanah pemerintah tersebut dipertanggungjawabkan secara ketat sesuai koridor hukum.(Dudi)

Pos terkait