APH Diminta Periksa Kepsek/plt Kepsek SMAN 10 Bandung

 

APH Diminta Periksa Kepsek/plt Kepsek SMAN 10 Bandung

Bandung, PI News

Atas dasar informasi dari salah seorang Kepala Sekolah SMAN di Bandung serta ungkapan langsung dari Kepala Sekolah SMAN 10 Bandung terdahulu Bapak Takdir, bahwa beliau sering mencicil hutang pembangunan kantin SMAN 10 Bandung ke pihak ke 3. Maka media PI News mengirimkan surat konfirmasi dengan Nomor Surat : 56/PI-News/Konf/6/2026 tertanggal 19 Juni 2026.
Saat surat itu dikirim dari Media PI News langsung bertemu dengan plt Kepsek SMAN 10 Bandung, Dra. Suharyanti. Dikatakan oleh Suharyanti bahwa beliau baru menjabat sebagai plt Kepsek SMAN 10 Bandung bulan Mei 2026, setelah Pak Takdir tidak menjabat lagi sempat ditunjuk plt Bapak Eka, dikarenakan jabatan plt hanya 6 bulan selanjutnya saya sebagai plt Kepsek SMAN 10 Bandung, sebenarnya saya posisi nya sebagai Wakasek Sapras,” ungkap Suharyanti.
Terkait permasalahan ini beberapa kalangan LSM angkat bicara sebagaimana yang diungkapkan Ketua LSAB Budi Hariyanto, SE. Kasus di SMAN 10 Bandung harus diusut terus, karena ini terus ber ulang-ulang. Sebelumnya Kepsek SMAN 10 (Ad) terlibat kasus penyalahgunaan dana BOS, selanjutnya seperti yang diungkapkan Kepsek Takdir dan salah satu kepsek SMAN di Bandung. Bahwa ada proses pencicilan hutang kasus sebelumnya.Logika nya, uang mencicil tersebut tidak akan mungkin dari uang pribadi (gaji), pasti lah dari hasil meng otak-atik anggaran APBN dan APBD. Kita semua pasti tau banyak kasus di SMAN 10 Bandung, dari mulai Kepsek digulingkan, Kepsek terlibat hukum. Dan sekarang terbukti SMAN 10 Bandung belum ada Kepsek yang definitif. Sekarang yang jadi pertanyaan ada apalagi di SMAN 10 Bandung,”tegas Budi (Farry)

Pos terkait