Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan 1.061 KDKMP Nasional di Nganjuk di Dampingi Pangdam V/Brawijaya
NGANJUK Jatim, pi-news.online // Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. pada Sabtu (16/5/2026) mendampingi Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja strategis di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Agenda nasional tersebut meliputi peresmian Museum Ibu Marsinah serta peluncuran serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia secara terpusat.
​Kegiatan kunjungan kerja kepala negara ini berlangsung dengan pengamanan terpadu super ketat yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, S.I.P., M.I.P. bertindak sebagai penanggung jawab wilayah demi menjamin kelancaran seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan tersebut.
​Presiden Prabowo Subianto beserta rombongan lepas landas dari Lanud Iswahjudi Magetan dan mendarat di Helipad Stadion Anjuk Ladang pukul 08.26 Wib dengan menggunakan tiga helikopter VVIP Agusta Westland AW189, sebelum kemudian bergerak menuju lokasi peresmian.
-​Agenda pertama diawali dengan peresmian Museum Ibu Marsinah.
Kehadiran ke museum ini didedikasikan sebagai bentuk penghargaan negara terhadap sejarah perjuangan pekerja di Indonesia.
Dalam peresmian tersebut, Presiden melakukan peninjauan langsung, memberikan pengarahan, serta menandatangani prasasti peresmian.
​“Peresmian Museum Ibu Marsinah menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan dan dedikasi pekerja Indonesia,” ujar Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto.
​Acara ini turut dihadiri oleh Panglima TNI, Kapolri, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, gubernur, kepala daerah, tokoh buruh nasional, serta unsur Forkopimda Jawa Timur.
​Seusai meresmikan museum, Presiden bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju KDKMP Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono.
Lokasi ini dipilih sebagai pusat peluncuran program nasional ketahanan pangan dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui KDKMP.
​Peluncuran 1.061 KDKMP di seluruh Indonesia ini juga diikuti secara virtual oleh jajaran Forkopimda dan perangkat desa se-Jawa Timur.
Program berskala masif ini diproyeksikan mampu memperkuat ketahanan pangan, memperluas pemerataan pembangunan, serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
​Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa kesuksesan seluruh rangkaian agenda strategis pemerintah yang berjalan aman, tertib, dan kondusif ini tidak lepas dari soliditas di lapangan.
​“Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama mendukung stabilitas nasional,” pungkas Pangdam V/Brawijaya. (Galoeh.Hs/DamV)








