Andri Resmi Pimpin FK PKBM Kuningan, Dorong Pendidikan Kesetaraan Lebih Progresif dan Berdaya Saing

 

Andri Resmi Pimpin FK PKBM Kuningan, Dorong Pendidikan Kesetaraan Lebih Progresif dan Berdaya Saing

Kuningan|PI -NEWS.Online.com

Kepemimpinan baru Dewan Pengurus Daerah Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (DPD FK PKBM) Kabupaten Kuningan resmi dimulai. Andri dilantik untuk menakhodai organisasi tersebut pada periode 2026–2031 dalam seremoni yang digelar di Ballroom Arya Kamuning, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Sabtu (14/2/2026).

Pelantikan dihadiri unsur pemerintah daerah, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pengurus FK PKBM tingkat provinsi, serta pengelola PKBM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuningan.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam sambutannya menekankan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seimbang antara aspek fisik dan pembangunan manusia. Ia menilai peningkatan kualitas pendidikan, khususnya melalui jalur nonformal, menjadi kunci dalam memperbaiki capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Menurutnya, keberadaan PKBM memiliki kontribusi nyata dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang belum menuntaskan pendidikan formal. Program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C dinilai strategis dalam meningkatkan rata-rata lama sekolah sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan.

“Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah. Peran PKBM sangat penting dalam menjangkau masyarakat yang selama ini belum terlayani secara optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Andri menyampaikan tekadnya untuk memperkuat kelembagaan FK PKBM agar semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya tata kelola organisasi yang transparan, kolaboratif, serta berbasis perencanaan yang terukur.

Ke depan, FK PKBM Kuningan akan memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan guna memastikan program pendidikan kesetaraan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Tidak hanya fokus pada ijazah kesetaraan, Andri juga menargetkan penguatan program kecakapan hidup, literasi digital, serta pelatihan berbasis potensi lokal. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan lulusan PKBM yang tidak hanya memiliki legalitas pendidikan, tetapi juga kompetensi praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan.

Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus langkah awal memperkokoh peran pendidikan nonformal sebagai pilar penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Kuningan secara berkelanjutan.

| 4nd121 |

Pos terkait