*Wujudkan Ketahanan Pangan, Polsek Rantau Alai Polres Ogan Ilir Panen Raya Jagung 32 Ton di Desa Mekarsari*

*Wujudkan Ketahanan Pangan, Polsek Rantau Alai Polres Ogan Ilir Panen Raya Jagung 32 Ton di Desa Mekarsari*

Ogan Ilir, Sumsel,pi-news.online
Dalam upaya nyata mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Rantau Alai Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung di Desa Mekarsari, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih 4 hektar milik Kelompok Tani yang dikelola oleh Bapak Hanafi, dengan hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 32 ton jagung.
Panen raya ini turut dihadiri oleh Camat Rantau Alai Pebrina Mudianti, S.Sos, Kapolsek Rantau Alai AKP Suparna, Koordinator Penyuluh, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Pendamping Desa, serta kelompok tani Desa Mekarsari.
Kapolsek Rantau Alai AKP Suparna menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Polsek Rantau Alai Polres Ogan Ilir ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.
“Melalui program ini, kami dari Polsek Rantau Alai Polres Ogan Ilir ingin mendorong masyarakat agar semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan serta memperkuat perekonomian desa,” ungkapnya.
Dijelaskan, proses penanaman jagung dimulai sejak Februari 2026 dengan menggunakan bibit sebanyak 60 kg, serta didukung pemupukan dan perawatan intensif, termasuk pengendalian gulma dan hama melalui penyemprotan herbisida dan insektisida.
Dengan masa tanam sekitar 130 hari, hasil panen yang diperoleh tergolong optimal dan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok tani di Desa Mekarsari.
Program ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Polsek Rantau Alai Polres Ogan Ilir dengan Pemerintah Desa melalui BUMDes serta pendampingan dari penyuluh pertanian selama masa tanam hingga panen.
Panen raya ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah guna mewujudkan kemandirian pangan serta mengantisipasi potensi kerawanan pangan di wilayah pedesaan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Proses panen direncanakan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan sampai seluruh lahan selesai dipanen.(Ujang Chandra dan ayu)

Pos terkait