Datang Konfirmasi Dana BOS dan PIP, SMK taruna Bakti Cikarang selatan
Bekasi-pi News onlen
hendak melakukan konfirmasi terkait realisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP) di SMK Taruna Bakti, Jalan Raya Setu , Kecamatan Cikarang selatan, Kabupaten Bekasi, selasa(28/4/2026).
Kedatangan awak media itu bertujuan untuk meminta penjelasan dari pihak Sekolah SMK taruna Bakti terkait penggunaan dana pendidikan yang bersumber dari pemerintah. Namun, upaya konfirmasi tersebut justru berujung penolakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, tim media sempat mendapat respons bernada pengusiran dari seseorang yang diduga mewakili pihak sekolah. Orang tersebut disebut melontarkan kalimat .
“Kepal sekola ataw kepala yayasan yang di Rangkap jabatan ituh kan tida boleh kami akan langsung aduka ke KDM Ataw ke kang Dedi Mulyadi sebagay gubernur Jawa Barat.”
Kalimat itu secara umum dimaknai sebagai keberatan atas kedatangan media pada hari, Selasa tgl 28 Apri 2026 sambil menyinggung belum Datang ke sekolah .
Tak hanya itu, situasi disebut sempat memanas saat kepala sekola,cecep Dedi sopyandi.SE MM.diduga DIA.Merangkap jabatan dengan ketua yayasan . Berdasarkan keterangan di lapangan, ia disebut sempat sebelum akhirnya meninggalkan ruangan.
Peristiwa itu memunculkan sorotan karena tim media datang untuk mengonfirmasi penggunaan dana publik, bukan membahas urusan administrasi pembayaran siswa.
Sebagai informasi, dana BOS merupakan bantuan pemerintah untuk mendukung kebutuhan operasional sekolah. Sementara PIP merupakan bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu.
Karena bersumber dari anggaran negara, penggunaan dana BOS dan PIP semestinya dapat dijelaskan secara terbuka kepada publik.
Hingga berita ini ditulis, pihak SMK Taruna Bakti belum memberikcan keterangan resmi terkait dugaan pengusiran terhadap tim media maupun soal realisasi penggunaan dana BOS dan PIP yang dipertanyakan.
Tim media menyatakan masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak yayasan maupun sekolah agar pemberitaan tetap berimbang.
Redaksi dan Tim








