AJNI Kabupaten Bogor Apresiasi Langkah Bupati Libatkan KPK dalam Pembangunan Strategis
BOGOR–PI-NEWS.Online
Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Jurnalis Nusantara Indonesia (DPC AJNI) Kabupaten Bogor menyatakan rasa hormat dan apresiasinya terhadap langkah strategis Bupati Bogor, Rudi Susmanto, yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses pembangunan di Bumi Tegar Beriman.
Keterlibatan lembaga antirasuah ini difokuskan pada pengawasan program pembangunan strategis daerah sebagai upaya nyata mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Hal tersebut disampaikan Bupati Rudi Susmanto dalam rapat koordinasi evaluasi program 2025 dan pembahasan rencana kerja prioritas 2026, yang juga mencakup pembahasan alih fungsi lahan dan pertambangan. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh perwakilan KPK ini berlangsung di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Selasa (20/1/2026).
Ketua DPC AJNI Kabupaten Bogor, Sonif, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan sinyal positif bagi masa depan Kabupaten Bogor.
“Kami dari AJNI Kabupaten Bogor sangat mengapresiasi langkah Bupati Rudi Susmanto. Hal ini menunjukkan komitmen kuat beliau dalam upaya pencegahan korupsi. Jika pengawasan dilakukan sejak dini, hasilnya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor,” tutur Sonif dalam keterangannya.
Bupati Rudi Susmanto menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas berbagai aduan masyarakat dan perkembangan pemberitaan media. Ia berharap kolaborasi ini menjadi lembaran baru bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menciptakan good governance.
“Pendampingan KPK sangat diperlukan agar setiap kebijakan dan program strategis berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kita ingin Kabupaten Bogor lebih maju dan bebas dari KKN,” tegas Rudi.
Beberapa proyek strategis yang dimintakan pendampingan khusus dari KPK antara lain:
Pembebasan lahan untuk jalan khusus angkutan barang dan tambang.
Pembangunan jalan ruas Rancabungur – Leuwiliang.
Sejumlah proyek infrastruktur strategis lainnya di wilayah Kabupaten Bogor.
Dengan adanya pengawalan langsung dari KPK, diharapkan pembangunan di tahun 2026 dapat berjalan tepat sasaran, tepat mutu, dan bebas dari penyimpangan anggaran.(Aseh/staf redaksi)








