POLDA SUMSEL GELAR PELATIHAN PENGOPERASIAN DRYER JAGUNG DI POLRES OGAN ILIR UNTUK TINGKATKAN MUTU HASIL PANEN
Ogan Ilir, Sumsel, pi-news.online
Polda Sumatera Selatan mengadakan pelatihan pengoperasian mesin pengering (dryer) jagung di Polres Ogan Ilir, Senin (8/9/2025) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan swasembada jagung Polda Sumsel yang bertujuan meningkatkan mutu dan kualitas hasil panen petani. Pelatihan dilaksanakan di lahan milik personel Polres Ogan Ilir, Aipda Iwan Haryanto, yang berlokasi di belakang Komplek Serai, Kelurahan Indralaya Indah, Kabupaten Ogan Ilir.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., Kabag Binkar Ro SDM Polda Sumsel AKBP Dr. Erwin Aras Genda, S.H., S.I.K., M.T., Manager Pengadaan Perum Bulog Rinaldy Pratama, S.T.P., Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., jajaran PJU Polda Sumsel, perwakilan kapolres dari beberapa wilayah, Waka Polres Ogan Ilir, para kabag, kasat, kasie, personel Polres Ogan Ilir, bhabinkamtibmas jajaran polsek, serta perwakilan kelompok tani.
Pelatihan dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan Kapolres Ogan Ilir, arahan Kabag Binkar Polda Sumsel, dan Dirbinmas Polda Sumsel. Pada sesi materi, Perum Bulog memaparkan strategi penyerapan serta pemasaran hasil panen. Selanjutnya, Aipda Iwan Haryanto bersama narasumber Arwandi memperagakan langsung teknik pengoperasian dryer jagung, proses pengemasan, hingga praktik lapangan.
Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo menegaskan bahwa program swasembada jagung menjadi salah satu prioritas Polda Sumsel untuk mendukung ketahanan pangan nasional. “Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan,” ujarnya.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., menambahkan, pelatihan ini diharapkan membantu petani mengolah hasil panen dengan lebih baik. “Penggunaan mesin dryer membuat kadar air jagung sesuai standar, menjaga mutu, memperpanjang daya simpan, sekaligus mengurangi kerugian pascapanen, terutama saat musim hujan,” jelasnya.
Sementara itu, Manager Pengadaan Perum Bulog Rinaldy Pratama, S.T.P., menegaskan komitmen Bulog dalam menyerap hasil panen petani. “Dengan proses pengeringan yang tepat, kualitas jagung dapat terjaga, dan Bulog siap menampung hasil panen sesuai standar,” katanya.
Pelatihan berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga sesi diskusi dan doa penutup. (Ujang Chandra & Nabila)








