Hari Santri Nasional 2026, Dinkes Kuningan Gaungkan Budaya Hidup Sehat di Pesantren

KUNINGAN —.PI NEWS.ONLINE.COM

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, untuk memperkuat kesadaran hidup sehat di lingkungan pondok pesantren. Melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), santri diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, bersama keluarga besar Dinkes Kuningan, menyampaikan apresiasi kepada para santri, kiai, ustaz, ustazah, serta pengasuh pesantren yang berperan penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Menurut pesan yang disampaikan dalam momentum tersebut, kesehatan merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Karena itu, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, serta memanfaatkan layanan kesehatan perlu diterapkan secara konsisten di lingkungan pesantren.

Kehidupan bersama di pondok pesantren juga membutuhkan perhatian terhadap kebersihan sanitasi dan pencegahan penularan penyakit. Sinergi antara pengelola pesantren, santri, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, aman, dan sehat.

Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026 yang mengusung semangat “Santri Siaga Jiwa Raga, Menjaga Martabat Bangsa”, Dinkes Kuningan berharap budaya hidup sehat semakin melekat dalam keseharian santri.

Santri sehat, Indonesia kuat. Semangat ini menjadi pengingat bahwa generasi unggul tidak hanya dibangun melalui pendidikan dan akhlak, tetapi juga melalui kesadaran menjaga kesehatan sebagai modal penting untuk masa depan bangsa.

Keluarga Besar Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan

Red

Pos terkait