Siswa SMK PGRI Jatiwangi Ikuti Kemah Bakti Budaya Ciremai 2026 di Lereng Gunung Ciremai

MAJALENGKA PI NEWS Online
Siswa-siswi SMK PGRI Jatiwangi turut berpartisipasi dalam kegiatan Kemah Bakti Budaya Ciremai 2026 yang digelar pada 2 – 4 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan (Buper) Panten, Hutan Pinus, Desa Argalingga, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. 3/10/26.

Kegiatan kemah akbar ini diikuti bersama oleh sekolah-sekolah PGRI se-Ciayumajakuning yang meliputi wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kabupaten Kuningan.

Mengusung tema “Ngamumule, Ngarawat, Ngarumat Gunung Ciremai” dan sub tema “Menguatkan Soliditas dan Solidaritas PGRI Menuju Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi ajang pembentukan karakter, pelestarian budaya, dan kepedulian terhadap kelestarian alam Gunung Ciremai.

Kepala SMK PGRI Jatiwangi, Enok Kokom, S.Pd., menjelaskan bahwa keikutsertaan siswa dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial kemah biasa, melainkan bagian integral dari pendidikan karakter.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari pendidikan karakter. Melalui Kemah Bakti Budaya Ciremai, kami ingin menanamkan kepada siswa nilai-nilai cinta alam, gotong royong, kedisiplinan, dan rasa memiliki terhadap Gunung Ciremai sebagai warisan alam yang harus kita jaga bersama,” ujar Enok Kokom.

Ia menambahkan, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diisi dengan berbagai agenda positif, mulai dari penanaman pohon, bersih gunung, pentas seni budaya Ciremai, api unggun persaudaraan, hingga penguatan wawasan kebangsaan dan ke-PGRI-an.

“Soliditas PGRI se-Ciayumajakuning harus terus kita kuatkan. Siswa kami pulang tidak hanya membawa pengalaman berkemah, tetapi juga membawa semangat baru untuk menjaga budaya dan alam, menuju Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Kegiatan Kemah Bakti Budaya Ciremai 2026 ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan sebagai wadah silaturahmi dan pengkaderan generasi muda PGRI yang berkarakter, berbudaya, dan peduli lingkungan.

Endi Shamoy

Pos terkait