Atasi Kemarau, Pemkab Melalui BPBD Lamongan Salurkan Dua Tangki Air Bersih Bantu Ratusan KK

 

Atasi Kemarau, Pemkab Melalui BPBD Lamongan Salurkan Dua Tangki Air Bersih Bantu Ratusan KK

*Bantuan ini menjadi solusi darurat di tengah musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga November 2026.*

Lamongan Jatim, pi-news.online // Dampak musim kemarau tampaknya mulai dirasakan oleh masyarakat luas di wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Menyusutnya sumber air bersih membuat sekitar 200 kepala keluarga (KK) di Dusun Bakon, Desa Tlemang khususnya di RT 01, 02 RW 04, kecamatan Ngimbang, mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui BPBD langsung tanggap menyalurkan dua tangki air bersih kepada warga pada rabu (05/8/2026).

Dalam penyampaiannya Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan Sami’an, S.E., M.M., melalui jajarannya mengungkapkan, bantuan air bersih ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemkab terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, Pemkab akan terus hadir membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait agar bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Selama rakyat membutuhkan, Pemkab akan terus hadir memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Disisi lain, seorang Kepala Dusun Bakon, Desa Tlemang, Pandik yang berjibaku dengan sejumlah warga saat membagikan bantuan air mengaku, bantuan tersebut sangat membantu. Dalam sepekan terakhir, banyak sumur warga mulai mengering sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.

Ia menuturkan, sebagian warga terpaksa membeli air bersih, sementara yang lain menggali dasar sungai yang telah mengering untuk mencari sisa cadangan air demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain menyalurkan bantuan, Pemkab melalui BPBD mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan memprioritaskan kebutuhan pokok. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga hingga kondisi sumber air kembali normal. (Bimbing.Biro)

Editorial: Korwil Jatim

Pos terkait