Kesbangpol kotabdg Menyelenggarakan Pendidikan Politik Dengan Tema “PERAN PEREMPUAN CERDAS POLITIK DALAM MEMBANGUN KELUARGA BERKWALITAS”

BANDUNG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandung menggelar kegiatan Pendidikan Politik Tahun 2026 dengan tema yang menyentuh fondasi masyarakat, yakni “Peran Perempuan Cerdas Politik dalam Membangun Keluarga Berkualitas.” Acara tersebut berlangsung secara khidmat di Grand Asrilia Hotel Convention pada Senin, 11 Mei 2026.
​Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bakesbangpol Kota Bandung, Drs. H. Andri Darusman, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pendidikan politik bagi perempuan bukan sekadar tentang memberikan suara di tempat pemungutan suara, melainkan tentang membangun kesadaran kritis yang dimulai dari lingkup rumah tangga.
​Drs. H. Andri Darusman, M.Si. berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ruang inspirasi yang inklusif bagi seluruh kaum wanita di Kota Bandung. Beliau meyakini bahwa perempuan yang memiliki literasi politik yang baik akan mampu mengambil keputusan yang lebih bijak, yang pada akhirnya memberikan manfaat besar bagi kemajuan kota secara kolektif.
​Sebanyak 220 peserta hadir memenuhi ruangan, yang didominasi oleh kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) se-Kota Bandung. Kehadiran para kader PKK ini dianggap sangat strategis mengingat posisi mereka sebagai ujung tombak penggerak masyarakat yang bersentuhan langsung dengan isu-isu keluarga di lapangan.
​Laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol, Nani Dwiyani, S.Sos., M.Si., selaku Ketua Panitia Pelaksana. Beliau memaparkan bahwa agenda ini dirancang untuk memperkuat partisipasi politik perempuan melalui pemahaman hak dan kewajiban sebagai warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab.
​Acara inti dikemas dalam bentuk diskusi panel yang interaktif, memungkinkan adanya dialog dua arah antara narasumber dan peserta. Format diskusi ini dipilih agar para kader PKK dapat mendalami materi secara lebih santai namun tetap substantif, terutama terkait pengaruh kebijakan politik terhadap ketahanan keluarga.
​Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Bakesbangpol ini. Dalam pandangannya, keterlibatan perempuan dalam politik akan membawa perspektif yang lebih humanis dan berfokus pada kesejahteraan sosial di tingkat legislatif maupun eksekutif.
​Kehadiran Anggota DPRD Kota Bandung, Rieke Suryaningsih, S.H., juga menambah bobot diskusi tersebut. Sebagai representasi perempuan di parlemen, beliau berbagi pengalaman mengenai pentingnya perempuan memahami mekanisme politik agar mampu mengawal aspirasi kaum wanita dan anak-anak dalam program pemerintah daerah.
​Selain dari jajaran pejabat daerah, kegiatan ini juga menghadirkan tokoh akademisi untuk memberikan tinjauan teoretis mengenai sosiologi politik. Para pakar menjelaskan bagaimana kecerdasan politik seorang ibu dapat membentuk karakter anak yang demokratis dan peduli terhadap isu-isu kemanusiaan di masa depan.
​Melalui penyelenggaraan pendidikan politik ini, Bakesbangpol Kota Bandung optimistis akan muncul dampak positif yang nyata bagi perkembangan demokrasi di wilayah tersebut. Dengan perempuan yang berdaya secara politik, visi Kota Bandung untuk menciptakan keluarga yang berkualitas dan berdaya saing tinggi diharapkan dapat segera terwujud.

Pos terkait