Pekerjaan Pembangunan Di duga Mark-up dan Meraih Keuntungan Pribadi ” Dana
anggaran TA 2024 – 2025.
PI NEW Online~ Kepahiang-Bengkulu.
Di duga Program Pelaksanaan Pembangunan Draenase” Desa Permu Bawah,Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang,Provinsi Bengkulu,
( Kamis”02 / April / 2026 ).
Menurut hasil investigasi dilapang terlihat pelaksanaan pekerjaan di duga bangunan tersebut “(Asal jadi/Mark-Up) harga satuan serta di duga tidak sesuai dengan realisasi anggaran pekerjaan pembangunan ditahun anggaran 2024 lalu ‘ di duga tidak berkwalitas dan terindikasi merugikan Negara.
Terlihat pekerjaan pembangunan Draenase sudah retak, yang di kerjakan pihak pemerintah desa permu bawah
serta jajaran terkait mencari kuntungan pribadi, dalam resalisasi dana anggaran tahun 2024 lalu.
Berdasarkan Permendes PDTT Nomor 7 Tahun 2024 tentang Rincian penggunaan dana desa tahun 2024, maka di tahun 2024 terdapat 4 pokok penggunaan Dana Desa, Diantaranya adalah Pemulihan ekonomi, ketahanan pangan dan hewani, serta pencegahan dan penurunan stunting,
Akan tetapi sayang nya terkadang program pemerintah tersebut tidak sesuai dengan harapan, seperti yang kita ketahui bukan rahasia umum lagi”sudah banyak oknum kepala desa yang terjerat kasus korupsi akibat menyalagunakan anggaran dana desa (DD)
Salah satunya yang menjadi sorotan publik, pembuatan plat deuker desa tersebut , yang mana proyek yang Bersumber dari dana desa (DD) tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan RAB yang diduga sarat korupsi untuk kepentingan pribadi oknum kades.
Hasil pantauan awak media langsung dilapangan , terlihat pembuatan plat deuker dengan volume 1 unit,yang menelan anggaran Rp. 8.777.400.00, yang mana kegiatan tersebut diduga Mark’up Yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Saat tim awak media ingin melaksanakan konfirmasi kepada Kepala Desa,(Amansyah.M.I.Kom) pada Kamis, 02/04/2026,namun”Kepala desa tidak ada ditempat,dan kepala desa (Amansyah.M.I.Kom) Jarang masuk kantor ujar sekdes, (Imin Saputra).
Kepada yth :
Aparat Penegak Hukum
( APH)Kabupaten Kepahiang,
Inspektorat Kabupaten Kepahiang ,Kajari Kabupaten Kepahiang, serta jajaran terkait”diminta untuk segera melakukan audit dan investigasi mendalam guna mengungkap adanya dugaan korupsi atau penyalahgunaan anggaran menjadi kunci penting untuk tujuan pembangunan desa.
Sehingga berita kami tayangkan, hingga saat ini Selaku Kepala Desa (Amansyah.M.I.Kom) melalui what shap,tidak ada tanggapan/tidak menjawab.
PI NEWS Online.
(Tim)








