Dinas Kesehatan Kuningan Raih Prestasi Nasional, Pemetaan Risiko Penyakit Emerging Diakui Kementerian Kesehatan
Kuningan|PI-NEWS.Online.com
Kabupaten Kuningan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih dua penghargaan bergengsi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam bidang pemetaan risiko Penyakit Infeksi Emerging (PIE) Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan daerah dalam memenuhi kelengkapan dokumen rekomendasi pemetaan risiko secara menyeluruh hingga mencapai 100 persen, sekaligus dinobatkan sebagai kabupaten dengan capaian terbaik secara nasional dalam kategori tersebut.
Di bawah kepemimpinan Edi Martono, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dinilai mampu membangun sistem kerja yang terstruktur dan berbasis data. Penguatan sistem surveilans, peningkatan kapasitas analisis risiko, serta sinergi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan ini.
Menurutnya, pemetaan risiko penyakit bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan langkah strategis dalam membangun sistem kewaspadaan dini terhadap ancaman penyakit menular baru yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa.
Penyakit infeksi emerging sendiri memiliki karakteristik penyebaran cepat dan dampak luas. Beberapa di antaranya seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS), COVID-19, polio, dan difteri, yang menuntut kesiapsiagaan tinggi dari sistem kesehatan daerah.
Melalui pendekatan komprehensif, Dinas Kesehatan Kuningan melakukan identifikasi wilayah rentan, analisis faktor risiko, hingga evaluasi kapasitas layanan kesehatan. Seluruh data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan strategi intervensi yang lebih tepat sasaran.
Capaian ini juga tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, hingga partisipasi masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat sistem kesehatan yang adaptif dan responsif.
Apresiasi atas prestasi ini turut disampaikan oleh Dian Rachmat Yanuar, yang menilai keberhasilan tersebut mencerminkan penguatan sistem surveilans yang semakin modern dan siap menghadapi tantangan kesehatan ke depan.
Dengan raihan ini, Kabupaten Kuningan diharapkan tidak hanya semakin siap menghadapi potensi ancaman penyakit, tetapi juga menjadi contoh praktik baik dalam penguatan sistem kewaspadaan dini di tingkat nasional.
| red/ 4nd |








