*Tim Gabungan Polres Ogan Ilir dan Polres OKI Bersama Unsur Terkait Bergerak Cepat, Mayat Pria Pengemudi Speedboat Ditemukan di Sungai Ogan*
Ogan ilir,Sumsel,pi-news.online
Warga Desa Sejangko I, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di aliran Sungai Ogan, Senin (23/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Wahyu (30), yang saat itu berada di atas jembatan penghubung Sejangko–Sungai Rotan. Ia melihat tubuh korban hanyut terbawa arus sungai dalam kondisi tidak bergerak. Tanpa menunggu lama, saksi langsung turun ke sungai dan mengevakuasi korban ke tepian, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa dan pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Tanjung Raja, Polres Ogan Ilir, Polres OKI, Basarnas Sumsel, Polair, Dokkes Polres OKI, Polsek Pedamaran, serta Babinsa setempat bergerak cepat menuju lokasi guna melakukan evakuasi dan penanganan awal.
Korban diketahui bernama Iwan Bin Jaguk (30), warga Desa Semuntul, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, yang berprofesi sebagai pengemudi speedboat. Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja untuk dilakukan pemeriksaan oleh Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Ogan Ilir yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Mukhlis, S.H., M.H.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga yang diwakili adik kandung korban, Anton Bin Jaguk, juga telah memastikan identitas korban.
Diketahui, korban sebelumnya merupakan pengemudi speedboat yang mengalami kecelakaan pada Sabtu (21/3/2026) di wilayah Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI, dan sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan dilakukan autopsi, yang akan dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Kapolsek Tanjung Raja AKP Zahirin menegaskan bahwa jajaran kepolisian bersama tim gabungan telah bekerja secara cepat dan profesional dalam menangani peristiwa ini, mulai dari proses evakuasi hingga identifikasi korban.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama dalam kondisi arus sungai yang deras, guna menghindari kejadian serupa.
(Ujang chandra & Eka)








