Bupati Kabupaten OKI H. Muchendi Marzareki Gelar Berbuka Bersama Dengan Insan Pers

 

Bupati Kabupaten OKI H. Muchendi Marzareki Gelar Berbuka Bersama Dengan Insan Pers

OKI Sumsel, PINEWS, —-

lebih Kurang 185 Media yang ada di Kabupaten OKI menghadiri undangan Buka Bersama ( Bukber ) Bupati Kabupaten OKI H. Muchendi Marzareki melalui Organisasi media masing masing yang ada di Kabupaten OKI.

Acara digelar di Resto Dinesty Land, Kayuagung Jalan Sepucuk, acara silaturahmi berlangsung tampak akrab Aspirasi antara Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan para insan pers dan turut hadir Kepala Dinas Komimdo Adiyanto, SPd, MSi dan Jajaranya, Sabtu (14/3/2026)..

Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki pada saat sambutanya menjelaskan, secara blak-blakan mengenai kondisi dapur Pemerintahan yang sedang menghadapi tantangan berat, terutama terkait Postur Anggaran yang mengalami Efisiensi besar-besaran.

Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, dinamika yang dihadapi sangat berbeda dengan Priode- Priode sebelumnya, dihadapkan pada situasi sulit akibat pemangkasan Anggaran di berbagai lini, termasuk di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Ungkapnya.

Lanjut ia menjelaskan “Di awal tahun kita sudah melihat bagaimana Postur Anggaran Kominfo yang turun banyak dari sebelumnya, Ini semacam simalakama butuh pertimbangan luar biasa untuk menyikapinya.

Pemerintah harus ekstra keras mengatur Prioritas agar layanan dasar tidak terganggu. Salah satu yang paling krusial adalah memastikan belanja Pegawai dan hak ASN tetap terpenuhi agar tidak terjadi kegaduhan, “Terlambat bayar THR saja hebohnya luar biasa, Strategi kita sekarang adalah bagaimana dengan keterbatasan yang ada, Pembangunan dan Program Prioritas tetap bisa berjalan,” jelasnya..

Muchendi kembali menjelaskan, Terkait keterbatasan Anggaran pembangunan di Dinas PU yang hanya berkisar Rp30 miliar, ia menyadari bahwa angka tersebut sangat kecil untuk membangun wilayah OKI yang sangat luas, Oleh karena itu, ia secara khusus meminta peran aktif insan Pers dan Netizen untuk menjadi “mata dan telinga” pemerintah di lapangan.

“Saya butuh laporan dari Wartawan dan Netizen,” Jika ada info pungli, sebutkan Sekolahnya atau Oknumnya langsung saya respon, Saya butuh feedback dan masukan karena tidak ada yang sempurna, selalu ada kekurangan,” jelasnya .

Muchendi menambahkan, Menyinggung soal Anggaran kerja sama media yang ikut terdampak Efisiensi, ia mengisyaratkan akan adanya penyesuaian di APBD Induk maupun perubahan nanti.

“Namanya anggaran bisa digeser, Kita upayakan yang terbaik di perubahan nanti, meski konsekuensinya harus ada kegiatan lain yang dikurangi, Yang penting silaturahmi dan sharing tetap berjalan,” pungkasnya. ( Rahman ).

Pos terkait