KETERLAMBATAN PELAKSANAAN
PEKERJAAN DIDUGA AKIBAT LEMAHNYA PENGAWASAN
Sukabumi 30 Januari 2026
Pelita Indonesia News.
Jawa Barat Istimewa di sinyalir di ciderai oleh oknum Pelaku Pelaksanaan Proses pekerjaan jaringan irigasi yang belum beres 100% sesuai kontrak kerja.
Sesuai di papan pelaksanaan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan tersier daerah tahap III.
Nomor Kontrak :
HK .02.01/Satker OPSDAC / PPK . OPSDA. II-/02/2025.
Tanggal Proyek : 31 Oktober 2025.
Konsultan Supervisi :
Penyedia Jasa : PT ADHI KARYA Persero.
Waktu Pelaksanaan 62
( Enam puluh dua) Hari Kalender.
Sementara itu penangung jawab pelaksana Dahlan alias Ocen dari Poktan Pandan Wangi Kp Cipatat
Poktan Cikeuyeup Herman juga Ibin Poktan Mangkalaya Tani, Ketika di hubungi melalui telpon selulernya tidak merespon, padahal Bliou seorang pejabat di salah satu Desa yang berada di wilayah kerja kecamatan Waluran.
Bahkan masih di tempat yang sama ketika Awak Media PI News, mengkonfirmasi Dimas dan Julius selaku pengawas proyek, bersikap seperti kurang merespon padahal sudah jelas keterbukaan informasi publik di nomor 14 tahun 2008 siapa yang perlu informasi tentang program kerja apapun harus di layani.
Kuat dugaan secara pelaksanaan pekerjaan ada yang di tutupi, Pasalnya seharusnya pekerjaan sudah selesai 100% , Pelaksanaan dilapangan berbeda pakta yang terjadi…
Bahkan seorang pekerja proyek mereka merasa di harga yang minim dan tidak lancar pembayarannya, makanya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan keterlambatan pelaksanaan.
Menurut Warga Masyarakat yang enggan menyebutkan namanya dengan adanya program irigasi ini bisa menjadi pendorong kemajuan bagi pelaku pertanian khususnya bagi ketahanan pangan.
Maka untuk pemberitaan ini menjadikan pertimbangan agar pihak pihak terkait selaku pengawas proyek bersikap proaktif demi jabar istimewa.








