Dikukuhkan, Putra Nusantara 89 Cilacap Diminta Sinergi Dengan Pemerintah dan Jauhi Premanisme
CILACAP Pi news onlen Jateng
Pengurus Putra Nusantara 89 Kabupaten Cilacap resmi dikukuhkan. Adapun pengukuhan dilakukan saat deklarasi akbar di Kantor HNSI Cilacap, Minggu (25/1/2026).
Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Squad Nusantara Jawa Tengah, Didik Nalogo, menyaksikan pengukuhan tersebut.
“Hari ini deklarasi sekaligus pengukuhan Putra Nusantara 89, sayap dari Squad Nusantara,” ujar Didik saat ditemui.
Adapun Putra Nusantara 89 ini ungkap Didik sebagai wadah bagi masyarakat Cilacap untuk berorganisasi dan ingin menjadi bagian dari keluarga besar Squad Nusantara.
“Kebetulan anggota kita di Cilacap cukup banyak, sehingga untuk mempermudah koordinasi, kita membentuk sayap-sayap ormas,” katanya.
“Kalau Squad Nusantara sendiri dari awal bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, dan pembina kita Bapak Agus Andrianto pernah menyampaikan bagaimana ormas ini dibentuk, namun bermanfaat bagi masyarakat,” lanjut Didik.
Sementara itu, peran dari sayap organisasi Putra Nusantara 89 nantinya bisa menjadi akuntan publik. “Mereka jadi auditor, sama-sama menjaga proses pembangunan di Cilacap berjalan dengan baik dan sesuai dengan anggarannya,” jelas Didik.
Didik menegaskan bahwa organisasinya berkomitmen untuk menjauhi praktik premanisme dan bersinergi dengan pemerintah.
Oleh sebab itu, dirinya menekankan kepada sayap organisasi Putra Nusantara 89 untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah.
“Kita tetap harus mendukung, karena tujuan akhir kita adalah bagaimana masyarakat bisa menuju kemakmuran. Dan tak kalah penting jauhi premanisme,” tegas Didik.
Menanggapi banyaknya elemen masyarakat yang bergabung di organisasi sayap Putra Nusantara 89, Didik menyampaikan hal ini sejalan dengan visi, misi Squad Nusantara yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan.
“Kita tidak jauh dari pembina kita yang saat ini menjabat Menteri Imipas. Kebetulan visi, misi beliau cukup mengena sekali di hati masyarakat, beliau banyak melakukan kegiatan sosial,” tuturnya.
Di lain hal, pembentukan sayap organisasi ini juga bertujuan menggerakan ekonomi kerakyatan. “Kita ingin bagaimana teman-teman ini bisa mandiri,” ujar Didik.
“Sekarang kita sedang fokus ke ketahanan pangan, dan kita sudah berlatih beternak kambing yang nanti akan kita tularkan ke seluruh anggota,” sambungnya.
Diharapkan kehadiran Squad Nusantara ini beserta sayap organisasi, dapat mengikis paradigma masyarakat bahwa ormas itu merupakan premanisme.
“Kita akan buktikan kepada masyarakat luas bahwa ormas tidak seperti itu, dan ormas itu penting karena bagaimana masyarakat-masyarakat ini,” ucap Didik.
“Misal yang nggak ngerti tentang hukum, kita bisa naungi, bisa bantu. Kita punya teman-teman legal yang bisa membantu. Sehingga korban kriminalisasi terhadap masyarakat bawah ini akan bisa kita minimalisir,” pungkasnya.
(Darwanto)








