HARI KEDUA LATIHAN BELADIRI, KAPOLSEK RAMBANG PIMPIN PENINGKATAN KEMAMPUAN DAN KEBUGARAN LINMAS

 

HARI KEDUA LATIHAN BELADIRI, KAPOLSEK RAMBANG PIMPIN PENINGKATAN KEMAMPUAN DAN KEBUGARAN LINMAS

Muara Enim, Sumsel, pi-news.online

Dalam rangka mengasah kemampuan beladiri sekaligus meningkatkan kebugaran fisik anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, S.T., M.Si., M.H. kembali memimpin langsung latihan beladiri pada hari kedua bagi Linmas Desa Pagar Agung, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan latihan dilaksanakan di Balai Desa Pagar Agung sekitar pukul 14.00 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, Kepala Desa Pagar Agung Herlenson, S.E., Ketua Pelaksana Kegiatan Akdi Vika Sarnubi, serta 17 anggota Linmas Desa Pagar Agung.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata menyampaikan bahwa pelatihan beladiri Polri ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar membela diri anggota Linmas dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari, baik dalam melindungi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan diri serta menjaga kesehatan dan kebugaran anggota Linmas.
Kapolsek Rambang menekankan pentingnya latihan beladiri sebagai bagian dari pembinaan dan peningkatan profesionalisme, khususnya bagi unsur pengamanan swakarsa di tingkat desa yang bersinergi langsung dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Latihan beladiri Polri ini tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga membentuk mental dan kedisiplinan. Dengan bekal tersebut, anggota Linmas diharapkan mampu memberikan dukungan pengamanan yang optimal serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar IPTU Zulkarnain.
Ia menegaskan bahwa latihan beladiri akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai upaya Polsek Rambang dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan anggota Linmas agar lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugas di lapangan.
Adapun materi latihan yang diberikan pada hari kedua meliputi pemanasan, teknik pukulan dasar, pukulan arah atas, tengah, dan bawah, teknik dasar tangkisan, tangkisan atas, tengah ke dalam, tengah ke luar, dan bawah, teknik dasar tendangan, tendangan arah bawah, tengah, dan atas, serta teknik dasar tahanan. Selain itu, peserta juga diberikan materi pelepasan pegangan pada kerah baju, penanganan ancaman tusukan pisau ke arah ulu hati, serta serangan bacokan dari atas, yang seluruhnya diselesaikan dengan teknik tahanan tingkat dasar.
Kegiatan latihan beladiri tersebut berakhir sekitar pukul 16.00 WIB dan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. (Eka Susanti & Tim)

Pos terkait