Program MBG Dorong Ekonomi Desa dan Tingkatkan Kualitas SDM di Sumbawa Barat*

 

*Program MBG Dorong Ekonomi Desa dan Tingkatkan Kualitas SDM di Sumbawa Barat*

Sumbawa Barat, NTB
pi-news.online —

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terbukti memberikan dampak signifikan terhadap penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Sumbawa Barat.

Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan memberdayakan dapur lokal serta menyerap produk pangan dari daerah setempat.

Muhammad Saleh, SE, menegaskan bahwa keberadaan SPPG membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini minim sentuhan program pembangunan.

“SPPG mendorong keterlibatan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasok program MBG. Ini memperkuat ekonomi lokal sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja di daerah,” ujar Saleh.
Ia menambahkan, dengan melibatkan pelaku usaha lokal, program MBG menciptakan peluang usaha baru yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Tak hanya berdampak pada ekonomi, MBG juga memberikan manfaat nyata di sektor pendidikan dan kesehatan. Program ini dinilai mampu meningkatkan konsentrasi serta kemampuan belajar siswa, sekaligus menurunkan angka stunting dan malnutrisi.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Saleh.

 

Sementara itu, Asisten I Setda Sumbawa Barat, Sunarti, S.Pd., M.M., I.Nov, menekankan pentingnya peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan puskesmas dalam mendukung keberhasilan program MBG melalui pengawasan yang ketat dan berkelanjutan.

Menurutnya, pengawasan mencakup kualitas makanan, ketepatan distribusi kepada sasaran program, serta pemantauan kesehatan dan status gizi penerima manfaat. Puskesmas juga berperan penting dalam memberikan edukasi gizi kepada masyarakat.

“OPD dan puskesmas harus bersinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) serta Kementerian Kesehatan agar program MBG berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran,” jelas Sunarti.

Dengan sistem pengawasan yang optimal, program MBG diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil di Kabupaten Sumbawa Barat.

(Irwanto

Pos terkait