Akibat Bencana Alam Tanah Bergerak Di Desa Karangnangka Pagentan, 10 Rumah Tidak Bisa Di Huni Dan Puluhan Rumah Terdampak

 

Akibat Bencana Alam Tanah Bergerak Di Desa Karangnangka Pagentan, 10 Rumah Tidak Bisa Di Huni Dan Puluhan Rumah Terdampak

Banjarnegara, Pi news onlen Jateng

Bencana alam tanah bergerak kembali menimpa warga Desa Karangnangka, Dusun Gumingsir dan Sokaraja Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (6/1/2026).

Rumah Kepala Desa Karangnangka juga sudah tidak layak dihuni karena mengalami rusak cukup parah.

Suratman Kepala Desa Karangnangka menuturkan, ‎sedikitnya 35 rumah yang terdampak di Desa Karangnangka dan 10 rumah mengalami kerusakan cukup serius, sehingga warga harus diungsikan ke tempat yang lebih aman.

‎Berdasarkan informasi sejumlah warga, titik pergerakan bergerak berada wilayah RT 5 -7 /RW 1(3 RT) Desa ‎Karangnangka.

Di daerah ini hampir seluruh lantai rumah warga mengalami retak – retak, bahkan beberapa rumah miring.

Lebih mengerikan lagi, material longsoran terus terbawa aliran sungai. Pergerakan tanah juga terjadi di Desa Gumingsir dan Sokaraja.

‎Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sertai angin yang terjadi sejak pukul 10.00 WIB hari sebelumnya sampai dengan Senin dini hari (5/1/2025) menyebabkan tanah bergerak.

‎Dari kejadian tersebut mengakibatkan 35 rumah di 3 RT mengalami rusak ringan hingga berat.

Tidak ada korban dalam peristiwa ini untuk sementara sebanyak 10 kepala keluarga diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Harapan kami sebagai kepala Desa Karangnangka, dengan kejadian ini semoga Pemerintah Daerah baik Kabupaten, Provinsi dan Pemerintahan Pusat dengan cepat memberikan solusi untuk relokasi Warga kami yang terkena musibah tanah bergerak,” ucapnya.

‎Sejumlah relawan kebencanaan di Pagentan meminta kepada warga terdampak untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman.

‎Sementara dampak yang terjadi saat ini, rumah warga serta fasilitas umum mengalami rusak berat dan rusak ringan.

Terjadi kerusakan pada lahan pertanian dan sejumlah ruas jalan amblas dan sudah tidak dapat dilalui kendaraan roda empat dan dua.

‎Para relawan seperti TRC FPRB Pagentan, Pemdes Karangnangka, Destana Karangnangka dan Koramil 018 Pagentan, terus mengimbau kepada pemilik rumah untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

‎Sementara Kalaksa BPBD Banjarnegara Aji Piluroso saat dikonfirmasi Awak Media via Wasthsap menyampaikan, pihaknya terus melakukan pemantauan titik – titik pergerakan tanah.

‎Petugas BPBD jelas Aji, juga terus mengamati sejauh mana dan seperti apa kondisi pergerakan tanah tersebut. “Kalau memang tanah tersebut terus bergerak maka jalan satu – satunya adalah relokasi rumah terdampak,” ujarnya, Senin malam.

‎Sampai saat ini imbuh Kalaksa BPBD Banjarnegara Aji Piluroso, pihaknya masih melakukan asesmen beberapa titik – titik yang memungkinkan dianggap aman untuk penanganan lebih lanjut.

nur/Darwanto

Pos terkait