Proyek TPT Jalan Kukun-Cibarengkok Diduga Asal Jadi, Sekdes Tegalpanjang Bungkam Saat Dikonfirmasi
CARIU, BOGOR –pi-news,online
Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Ruas Jalan Kukun-Cibarengkok, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, menuai sorotan tajam. Proyek yang dibiayai dari dana Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa Tahun Anggaran 2025 ini diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, pengerjaan TPT tersebut diduga kuat tidak menggunakan fondasi atau tanpa melalui proses penggalian tanah terlebih dahulu. Material batu kali disinyalir langsung diletakkan begitu saja di atas permukaan tanah, yang dikhawatirkan akan mengurangi kekuatan struktur bangunan dan membuatnya rentan roboh dalam waktu singkat.
Lokasi: Jalan Kukun-Cibarengkok (RT 14/05 dan RT 15/05).
Volume: Panjang 366 m x Tinggi 1,2 m x Lebar 0,45 m.
Anggaran: Rp237.600.000,- (Termasuk Pajak), yang dicairkan dalam dua tahap.
Sumber Dana: Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa (Bankeu) TA 2025.
Pelaksana: Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan Masyarakat.
Aparat Desa Menutup Diri
Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh awak media kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Tegalpanjang guna mengklarifikasi temuan di lapangan. Namun, hingga berita ini diturunkan, Sekdes tidak memberikan tanggapan sedikit pun.
Tim media juga telah berulang kali mendatangi kantor Desa Tegalpanjang untuk bertemu dengan pihak terkait maupun kepala desa, namun yang bersangkutan selalu tidak berada di tempat dan terkesan menghindar dari kejaran wartawan.
Dugaan Pelanggaran Spesifikasi
Sesuai aturan konstruksi, setiap bangunan penahan tanah wajib diawali dengan penggalian fondasi sesuai kedalaman teknis untuk memastikan kestabilan struktur. Jika dugaan pembangunan tanpa fondasi ini benar, maka patut diduga adanya indikasi pengurangan volume material yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Masyarakat berharap pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor serta Inspektorat segera turun ke lapangan untuk melakukan audit investigasi terhadap proyek di RT 14/05 dan RT 15/05 tersebut sebelum dilakukan pencairan tahap berikutnya.Pungkas”(Aseh)








