Polres Ogan Ilir Melalui Polsek Indralaya Monitoring Kegiatan Nobar Film Dokumenter “Pesta Babi”, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif*

*Polres Ogan Ilir Melalui Polsek Indralaya Monitoring Kegiatan Nobar Film Dokumenter “Pesta Babi”, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif*

Ogan Ilir,Sumsel,pi-news.online
Polres Ogan Ilir melalui Polsek Indralaya melaksanakan monitoring kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter berjudul “Pesta Babi” yang diselenggarakan oleh KOMPAS (Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya) bersama elemen mahasiswa Kabupaten Ogan Ilir, bertempat di Cafe Ditaru, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Jumat malam (15/05/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 50 peserta dan berlangsung secara terbatas di area belakang Cafe Ditaru dengan menggunakan proyektor dan perangkat pengeras suara sederhana. Nobar diinisiasi oleh komunitas mahasiswa Papua yang diketuai oleh Sdr. Nis Murib selaku Ketua KOMPAS.
Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, kegiatan dilakukan monitoring langsung oleh Kanit Intelkam Polsek Indralaya bersama personel Unit Intelkam Polsek Indralaya dan personel Sat Intelkam Polres Ogan Ilir.
Film dokumenter “Pesta Babi” karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale mengangkat kehidupan masyarakat adat di Papua Selatan, khususnya terkait perubahan lingkungan dan sosial akibat proyek strategis nasional di wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Mappi. Film tersebut juga menggambarkan upaya masyarakat adat mempertahankan ruang hidup dan budaya mereka secara damai.
Usai pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian tanggapan dari peserta nobar. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.15 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas.
Kapolsek Indralaya IPTU Rangga Saputra, SH., MH menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk monitoring dan upaya preventif guna memastikan seluruh kegiatan masyarakat berjalan aman serta tetap menghormati ketertiban umum.
“Polri hadir untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, termasuk kegiatan diskusi maupun penyampaian aspirasi yang dilaksanakan secara damai,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib hingga kegiatan selesai.(Ujang Chandra dan ayu)

Pos terkait