DPP KWI Gelar Halal Bihalal Serta Pengukuhan Jajaran Pengurus DPC se-Jawa Timur
*Umar Hayat: KWI Hadir untuk Mempersatukan, Bukan Bersaing. Dengan semboyan yel, yelnya “KWI pemersatu Jurnalis”*
Surabaya, pi-news.online // Suasana hangat pasca Idulfitri masih terasa kental disaat Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) menggelar acara akbar Halal Bihalal sekaligus pengukuhan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Jawa Timur. Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini digelar di Hotel Sahid, Surabaya, pada Minggu (26/4/2026).
Ratusan insan pers dari berbagai wilayah memadati ruangan acara, menjadikan momen ini sebagai bukti nyata kekompakan dan pertumbuhan organisasi yang semakin masif di tanah air.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KWI, Umar Hayat, didampingi oleh Sekretaris Jenderal DPP serta Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KWI Jawa Timur.
Turut hadir pula jajaran dewan penasihat, seluruh ketua DPC, serta anggota KWI yang datang dari berbagai kabupaten kota di wilayah Jawa Timur.
Tidak hanya internal organisasi, acara ini juga mendapatkan perhatian besar dari berbagai instansi pemerintahan dan penegak hukum.
Hadir sebagai tamu kehormatan antara lain perwakilan Wali Kota Surabaya, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, perwakilan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, serta jajaran pejabat dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya.
Mengawali rangkaian Prosesi acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dikumandangkan dengan penuh semangat patriotisme.
Tampak suasana menjadi semakin sakral saat memasuki agenda inti, yaitu prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC KWI untuk wilayah-wilayah strategis di Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Umar Hayat secara simbolis menyerahkan bendera pataka organisasi kepada Ketua DPD KWI Jawa Timur, yang kemudian diteruskan kepada para Ketua DPC yang baru dilantik.
Penerima pataka antara lain Ketua DPC Surabaya, serta perwakilan pimpinan dari DPC Bangkalan, Bojonegoro, Sidoarjo, dan Lamongan. Penyerahan bendera ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penyerahan amanah dan mandat kepemimpinan untuk satu periode ke depan.
Hal ini tidak lain menandakan bahwa struktur kepengurusan di daerah telah resmi sah dan berhak menjalankan roda organisasi.
Dalam sambutannya, Ketum, Umar Hayat, menegaskan kembali visi dan misi besar organisasi yang dipimpinnya. Ia menekankan bahwa kehadiran KWI di tengah jagad pers nasional bukanlah untuk menciptakan persaingan atau perpecahan, melainkan untuk memperkuat persatuan.
“KWI saya dirikan bukan untuk bersaing dengan organisasi profesi lain yang sudah ada sebelumnya. Kami hadir dengan tujuan mulia, yaitu untuk mempersatukan jurnalis, mempererat tali silaturahmi, serta menjaga marwah dan kehormatan profesi wartawan,” tegasnya
Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa KWI hadir sebagai wadah kebersamaan yang inklusif. Organisasi ini terus melakukan ekspansi ke berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia demi menjangkau lebih banyak insan pers yang membutuhkan wadah berhimpit yang kuat, legal, dan profesional.
“Kami ingin membangun kebersamaan. Di sinilah tempatnya para wartawan bisa saling bahu-membahu, saling mendukung, dan bekerja sama demi kemajuan dunia pers yang lebih baik,” tambahnya.
Legalitas Lengkap dan Kantor Operasional Resmi Salah satu poin penting yang disampaikan dalam kesempatan tersebut adalah terkait status hukum dan operasional organisasi.
Umar sapaan akrabnya memastikan bahwa Komunitas Wartawan Indonesia kini memiliki pondasi yang sangat kuat dari sisi legalitas.
“Alhamdulillah, legalitas KWI sudah sangat jelas dan lengkap. Kami resmi mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum Republik Indonesia pada tanggal 30 Januari 2026 lalu dengan nomor AHU yang sah dan ditandatangani notaris,” ungkapnya.
Kepastian hukum ini menjadi jaminan bagi seluruh anggota bahwa KWI berjalan di atas koridor undang-undang yang berlaku.
Selain itu, untuk mendukung kinerja dan pelayanan kepada anggota, KWI juga telah memiliki fasilitas kantor operasional yang representatif.
“Saat ini kami telah mengoperasikan dua kantor pusat yang strategis. Kantor pertama berlokasi di kawasan Mangga Dua, dan kantor kedua berada di Hotel Arcadia, tepat di depan Jembatan Merah Plaza (JMP), Surabaya Lama,” jelas Umar.
Kehadiran kantor fisik ini diharapkan dapat memudahkan seluruh pengurus dan anggota dalam berkoordinasi, mengurus administrasi, serta menjalankan program kerja organisasi secara maksimal.
Di akhir sambutannya, Umar menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan KWI. Ia mengapresiasi antusiasme para pengurus DPC, dukungan dari tamu undangan, serta sinergi yang terjalin baik dengan TNI dan Polri.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh DPC atas semangat dan antusiasmenya yang luar biasa. Terima kasih juga kepada instansi terkait yang selalu mendukung kami,” ucapnya.
Umar Hayat mewakili keluarga besar KWI juga menyampaikan permohonan maaf. “Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan memperkuat ukhuwah islamiyah kita. Pungkasnya. (Galoeh.Hs)
Editorial: Solikin
Sumber: Humas DPP KWI








