Warga dan UMKM di Cepu Sesalkan Lampu Taman Pojok Kapur Tulis Mati Tanpa Ada Penanganan

Warga dan UMKM di Cepu Sesalkan Lampu Taman Pojok Kapur Tulis Mati Tanpa Ada Penanganan

*Kondisi ini memicu keresahan masyarakat sekitar terutama para pelaku UMKM yang setiap hari menggantungkan diri berjualan di taman tersebut.*

BLORA Jateng, pi-news.online // Lampu Penerang Jalan Umum (PJU) di Taman Pojok Kapur Tulis merupakan destinasi yang masih terbilang baru di kota Cepu. Proyek yang dikerjakan sejak 11 September 2025 hingga 10 Desember 2025 itu menelan biaya senilai Rp. 650.593.000 bersumber dari APBD Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Taman yang terletak di ujung Jalan Gajah Mada Kecamatan Cepu tepatnya di depan Pabrik Kapur Tulis Cepu ini, dulunya merupakan selokan atau saluran drainase yang kini disulap menjadi taman sudut kota sekaligus pusat UMKM warga sekitar.

Sehingga dengan tambahan penerangan lampu PJU lebih menjadikan tempat ini sebagai salah satu penataan ruang terbuka lokal yang cukup digemari masyarakat.

Namun beberapa hari terakhir ini, keresahan mulai muncul, pasalnya keindahan sudut kota itu mulai kurang diminati masyarakat pada malam hari.

Hal ini disebabkan lampu PJU taman yang terpantau mati berhari-hari seolah tidak ada yang peduli dengan kondisi tersebut.

Salah seorang pemuda karang taruna setempat berinisial FH pada Rabu, 22 April 2026 mengungkapkan “Saya bingung mau laporan ke mana? ke Kecamatan atau ke kontraktor yang mengerjakan proyek ini? Mengingat taman ini masih dalam masa pemeliharaan dari CV yang mengerjakan.” Ucapnya.

Saya sudah ingatkan ke pelaksana proyek tapi sudah berhari-hari WA saya tidak direspon. Ungkapnya.

Disisi lain, kondisi lampu taman yang mati itu, terkadang dimanfaatkan oknum pasangan muda mudi untuk berduaan atau berpacaran.

Kondisi taman yang gelap tersebut dikhawatirkan dijadikan kesempatan bagi mereka untuk duduk dan melakukan hal yang mengarah pada kemaksiatan.

Mirisnya, dari pihak pelaksana pekerjaan proyek taman sudah beberapa hari dihubungi dan diingatkan melalui pesan whatsappnya, akan tetapi baru merespon pada Selasa sore (21/4/2026).

Pihaknya pun baru menyampaikan bahwa terkait kondisi lampu taman yang mati, yang bersangkutan akan mengirim orang untuk mengecek dan memperbaiki kendala tersebut.

Melalui Media ini, warga sekitar khususnya pelaku UMKM setempat berharap kondisi ini segera di tindaklanjuti dan secepatnya diperbaiki, karena taman Pojok Kapur Tulis merupakan tempat mereka menggantungkan diri mencari nafkah dengan berjualan aneka makanan kecil dan jajanan lainnya. (Galoeh/Ed)

Pos terkait