oleh

Balon Kades Ancam Gugat Panitia Pilkades Sukamenak Wanaraja

-Berita-12 views

Garut, pi-news.online

Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukamenak Kecamatan Wanaraja kabupaten Garut , terancam digugat salah satu Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) yang tidak lulus seleksi.

Pasalnya, panitia Pilkades Sukamenak diduga tidak transparan dalam melakukan tahapan seleksi administrasi dan penilaian calon Kades.

Kundang, Balon Kades Sukamenak Kecamatan Wanaraja dinyatakan gugur oleh pihak panitia Pilkades dan harus mengambil dokumen persyaratan atau menarik kembali persyaratan pencalonannya, merasa telah di dholimi bakal calon kepala desa tersebut, meminta klarifikasi dan kejelasan pihak panitia perihal gagalnya ia menjadi bakal calon Kades, rabu 05-05-2021.

Menurut Kundang, bakal calon kades Sukamenak mengungkapkan bahwa persyaratan administrasi yang dimilikinya tidak ada bermasalah.Ia telah melampirkan sesuai persyaratan yang di minta panitia ,” imbuhnya

“Siang tadi, sekitar jam 14.15 wib, dia, bersama ketua timses Ayi suryana mendatangi sekertariat PPKD meminta klarifikasi atas keputusan panitia yang di anggap sepihak dan merugikan dirinya sebaagai calon kades, Saya berharap panitia dapat menunjukkan bukti keabsahan WNI dan Akte kelahiran yang di anggap berbeda atau ketidak cocokan yang telah di keluarkan Disdukcapil Garut , di Akte kelahiran tertera tahun lahir 1995 tetapi hasil verifikasi panitia berdasarkan surat keterangan yang di keluarkan Disdukcapil ternyata akte kelahiranya pada tahun 1997 ,berarti ada ketidak cocokan di biodata indonesia sebagai dokumen negara ,tadi saya minta kepada panitia untuk melengkapi keterangan tersebut, Bila tidak ada, kami mohon dan minta panitia Pilkades Sukamenak membatalkan pengumuman calon Kades,” tegasnya.

Kundang menegaskan akan menunggu klarifikasi panitia Pilkades.Sesuai Perda Pilkades terkait masukan masyarakat atau bakal calon wajib diproses dan ditindaklanjuti oleh panitia pemilihan dengan melakukan penelitian dan klarifikasi ulang terhadap hal yang menjadi keberatan ,” imbuhnya

“Selanjutnya klarifikasi disampaikan secara terbuka kepada masyarakat atau bakal calon secara tertulis yang menyampaikan masukan atau keberatan, “jelas Kundang lagi ,” imbuhnya

Kundang memastikan, akan menggugat panitia Pilkades Sukamenak bila tidak mengklarifikasi dan membuktikan hal yang menjadi keberatannya. “Saya digugurkan kalau proses dilewati sportif tidak masalah. Tapi panitia sepertinya tidak transparan dan kurangnya sosialisasi, tidak ada pemberitahuan sebelumnya ke balon, tau -taunya di kabari saya tidak lulus administrasi dan di anggap gugur ,” paparnya.

“Sementara Ketua Panitia Pilkades Sukamenak Nandang Rahmat , membantah pihaknya tidak transparan dan mendholimi bakal calon tersebut. Menurutnya, ada aturan di Pilkades yang mengikat terkait biodata WNI juga akte kelahiran yang harus di lampirkan sebagai syarat bakal calon, menurut dia warga negara indonesia juga akte kelahiran yang di berikan balon tersebut ketika panitia melakukan tahapan penelitian dan verifikasi bakal calon ke disdukcapil Garut ternyata akte tersebut tidak cocok bahkan tidak aktif secara online ,” imbuhnya

“Kita tadi sudah memanggil dan meminta datang balon yang di anggap tidak memenuhi persyaratan administrasi bakal calon kades ,dan hasil klarifikasi tersebut kepada yang bersangkutan (Kundang) bakal calon untuk menarik persyaratanya kembali di karnakan waktu sudah habis, dan yang bersangkutan menyampaikan (keberatan) bahkan lewat ketua tim pemenangan balon Ayi suryana katanya akan menggugat panitia, silahkan saja itu haknya ,akan kita jawab sesuai aturan dan undang -undang juga berdasarkan keterangan dari Disdukcapil ,menurutnya Putusan penetapan calon tidak kita putuskan sendiri, kita putuskan bersama dan berkordinasi dengan kecamatan dan DPMD sebagai penanggungjawab ,” pungkasnya. ( saepudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed