oleh

Kadis Kehutanan Provinsi Jabar : Target Program Penanaman 50 Juta Pohon Di Jabar Optimis Tercapai

-Berita-22 views

Bandung, pi-news.online

Kendati peluncuran program Gerakan Tanam 50 juta pohon yang digaungkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sempat diundur, namun dipastikan akan tuntas sesuai target. Di mana terhitung hingga 26 November 2020, sudah ditanam sebanyak 19 juta pohon.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jabar Epi Kustiawan mengatakan, Gubernur Jabar membuat surat edaran (SE) terkait program ini pada 15 Januari 2020. Namun lantaran terjadi Pandemi Covid-19, peluncuran baru dapat terlaksana pada Juli 2020.

Sampai tanggal 26 November (2020) sudah terkumpul 19 juta pohon,” ujar Epi.
Pihaknya optimis hingga akhir tahun ini dapat menuntaskan target, yakni menanam 20 juga pohon. Jumlah tersebut sesuai dengan mandat yang diamanatkan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Jadi Pak Gubernur menargetkan 50 juta itu untuk 2 tahun. Tahun 2020 ditargetkan 20 juta pohin. Insya Allah tercapai untuk 20 juta, nah sisanya nanti 2021 tinggal 30 juta. Insya Allah tercapai,” kata Epi.

Epi mengaku, program Gerakan Tanam 50 juta pohon ini hadir mengingat banyaknya lahan kritis di Jabar. Di mana berdasarkan data dari kementerian pada 2018 luas lahan kritis di Jabar sekitar 900.011 Ha.

Dia melanjutkan, terdiri dari 200 ribu ha lahan kritis ada di kawasan hutan negara atau hutan yang ditetapkan oleh negara sebagai hutan produksi.

Lahan kritis terluas, kata dia, ada 711 ribu ha di luar kawasan yaitu lahan milik masyarakat, perusahaan, dan lainnya. Atas dasar itu lah, program ini lahir karena lahan kritis terbesar ada di lahan masyarakat.

Kami diskusikan ini bagaimana mengatasi lahan kritis. Ada yang di dalam kawasan hutan dan diluar ini harus melibatkan semua lapisan masyarakat,” katanya.

Epi menjelaskan, penanaman 50 juta pohon ini dapat terlaksana atas peran masyarakat dan untuk masyarakat. Di mana terdapat beberapa pihak yang menanam pohon, seperti warga yang menikah menyumbang 10 pohon, lulus wisuda10 pohon, ulang tahun 10 pohon, promosi Jabatan 50 pohon.

Selain itu, Epi mengatakan, ASN Jabar pun menyumbang 10 pohon. Ada juga perusahaan yang sedang mengurus izin dan izinnya keluar minimal harus nyumbang 100 pohon.

Dalam hanya sekian bulan saja, sudah terkumpul 19 juta pohon sampai 26 November. Saya optimis 60 juta pohon insya Allah tercapai. Dengan adanya aplikasi, dua tahun bisa tercapai,” paparnya.

Menurut dia, berbagai aktivitas penanaman 50 juta pohon ini dapat dilihat melalui aplikasi Sumantri Bibit. Di mana secara dalam setiap hari dapat terdata mengenai kawasan yang sedang ditanami, berapa jumlahnya dan juga jenis pohon.

Kami juga tak menyangka bisa berkolaborasi dengan KUA. Semua diberi peluang sebanyak-banyaknya,” katanya.
Gerakan menanam pohon ini, kata Epi, ternyata tak hanya berdampak pada pemulihan lahan kritis saja.Tapi berimplikasi juga pada pertumbuhan ekonomi. Karena, ekonomi bisnis pembibitan pohon bisa berjalan.

Harga bibit Rp 3 ribuan dikali 19 juta itu kan kalau dihitung ada berapa miliar kan,” katanya. Dia mencontohkan, pohon Kaliandra menjadi salah satu tumbuhan yang pihaknya tanam pada gerakan ini. Tumbuhan dengan nama latin C. calothyrsus tersebut memiliki manfaat yang besar bagi kelangsungan masyarakat.

Di mana selain untuk pakan ternak, juga dapat diolah menjadi biofuel atau bahan bakar hayati dari daunnya. (Rekky)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed