oleh

Kedatangan Rizieq Shihab Bikin Riuh Twitter

pi-news.online – Sejak tersiar kabar rencana kepulangan Mohammad Rizieq Shihab (MRS) ke Indonesia pertengahan Oktober lalu, relasi pro-kontra membanjiri media massa baik televisi maupun media online mainstream. Tak ketinggalan penggiat media sosial pun dibanjiri pro-kontra.

MRS yang didaulat sebagai Imam Besar oleh Front Pembela Islam (FPI) lebih tiga tahun bermukim di Arab Saudi, terhitung sejak 26 April 2017.

Kepergian Mohammad Rizieq Shihab ke Arab Saudi, awalnya diumumkan dalam rangka umroh, menyusul rencana mabes Polri mengusut dugaan pornografi terkait dirinya dan seorang wanita berinisial FH.

Setiba di tanah suci Makkah ternyata Rizieq Shihab tak pulang ke tanah air dengan alasan dihalang-halangi oleh pemerintah Republik Indonesia. Belakangan, setelah kontroversi kepulangan Rizieq mencuat, Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Saudi, Agus Maftuh Abigabriel membongkar catatan perjalanan Rizieq Shihab keluar masuk berdasarkan catatan keimigrasian Saudi. Disebutkan bahwa Rizieq Shihab pernah melakukan perjalanan ke negeri Maroko selama bermukim di kota Makkah. Bahkan Rizieq Shihab pernah mendapat visa kunjungan bisnis selama 365 hari dari pemerintah Arab Saudi.

Agus Maftuh juga menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi mencekal Rizieq Shihab untuk keluar dari Saudi berhubung belum membayar denda overstay (melampaui batas waktu tinggal yang diizinkan sesuai visa kunjungan).

Kembalinya Rizieq Shihab ke Indonesia, pada 10 November 2020, disambut antusias oleh anggota ormas FPI dan simpatisannya. Mereka mengerahkan ribuan orang ke Bandara Soekarno-Hatta untuk menyambut kedatangan imam besar mereka.

Namun dibalik sambutan itu, banyak warga mengharapkan agar kepolisian melanjutkan pengusutan laporan pidana yang dituduhkan kepada Rizieq Shihab. Aktifis 98 MELALUI Sekjen PPJNA 98, Aam Nursalam, mendesak kepolisian melanjutkan pengusutan dugaan pidana yang dituduhkan kepada Rizieq Shihab.

Selain itu, merebak pula kekecewaan dan umpatan di Twitter terkait kepulangan Rizieq Shihab itu. Hal ini disebabkan oleh terhambat ya perjalanan menuju Bandar Soekarno-Hatta akibat jalan tol dipenuhi oleh massa penyambut Rizieq Shihab.

Pasca penyambutan oleh massa juga mengundang umpatan sehubungan adanya kerusakan taman, bangku dan fasilitas lainnya di Bandara oleh massa penyambut Rizieq. Banyak yang mengusulkan agar dilakukan tindakan hukum terhadap pelaku perusakan sarana bandara tersebut.

Bahkan tak sedikit orang mengungkapkan kekecewaan terhadap pemerintahan Jokowi sehubungan kepulangan Rizieq Shihab. Mereka menuduh Jokowi tidak tegas, bahkan ada yang menuduh Jokowi takut terhadap FPI.

Adapun mengenai kasus yang melibatkan Rizieq Shihab, Mabes Polri melalui Karooenmas Div Humas mengatakan bahwa untuk kasus yang di Polda Jawa Barat telah diterbitkan SP3, sedangkan kasus dugaan pidana lainnya yang dilaporkan ke Mabes Polri telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, kata Awi tanpa merinci lebih lanjut kasus apa saja yang telah dilimpahkan ke Polda Metro. FdgMz-Red..

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed