oleh

Yena-Atep Tawarkan Insentif Untuk RT dan RW Kabupaten Bandung.

Kabupaten Bandung, pi-news.online – Pasangan Yena-Atep, kandidat Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Bandung yang diusung oleh PDIP dan PAN menawarkan peningkatan insentif kepada Ketua RT/RW jika terpilih jadi pada perhelatan Pilkada pada 09/12/20 mendatang. Demikian dipaparkan oleh Rudita Hartono. ST., salah satu tim sukses yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung saat dihubungi PI_News Online beberapa waktu lalu.

Selain peningkatan insentif, ada 19 program pokok lainnya yang dijanjikan oleh pasangan nomor urut 2 ini untuk warga Kabupaten Bandung kelak. Diantaanya adalah pemberian sekolah gratis tanpa syarat serta pembuatan etalase produk usaha kecil dan menengah.

Menurut Rudi, insentif RT/RW ini penting untuk diperhatikan karena mereka merupakan ujung tombak pelayanan publik. “Saat covid melanda dan pemerintah menurunkan bantuan sosial misalnya, masyarakat berbondong-bondong ke RT/RW untuk membuat berbagai surat keterangan untuk dibubuhkan cap dan tandatangan, ini salah satu bentuk peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan publik”, ujar Rudita.

Bahkan dalam menyusun daftar penerima bantuan, baik yang dikeluarkan pemerintah pusat maupun oleh pemerintah daerah, peran RT dan RW sangat penting. Merekalah yang mendata masyarakat yang membutuhkan bantuan. Dalam keadaan normalpun peran RT dan RW sangat penting, apakah itu dalam membuat dokumen-dokumen penting kewargaan maupun dalam membantu masyarakat yang membutuhan uluran bantuan pemerintah. “Itulah sebabnya peran RT dan RW ini ke depan harus diperhatikan”, ujar Rudita.

Rudita optimis bahwa jika ujung tombak pelayan masyarakat ini diperhatikan maka kesejahteraan dan dan keadilan akan diraih oleh masyarakan. Insentif akan mendorong para Ketua RT dan RW untuk lebih giat, objektif dan bersungguh-sungguh melayani masyarakat. “Selama ini banyak program pemerintah yang tidak tepat sasaran dan cenderung mubadzir karena input data yang tidak akurat dan bahkan tidak objektif, termasuk dalam hal bantuan ekonomi usaha kecil dan mikro. Kami berharap bahwa insentif RT RW bisa meningkatkan kinerja dan dedikasi para ketua RT/RW dalam melayani masyarakast sekitar, sehingga pemerintah dalam mengambil keputusan juga tepat sasaran dan berdayaguna bagi kepentingan rakyat banyak”, papar Rudita.

Selama ini, di Kabupaten Bandung besaran insentif RW hanya sebesar Rp 150.000,- per bulan, sedangkan insentif RT sebesar Rp 125.000,- per bulan. Jika Yena_Atep dipercaya memimpin Kabupaten Bandung periode 2020-2024, insentif akan ditingkatkan sampai dua kali lipat. Selain insentif akan ada program lain yang akan bermanfaat bagi peningkatan kinerja RT/RW.

Ketika ditanya mengenai peluang Yena-Atep, Rudita mengatakan bahwa sebagai kader partai ia tetap optimis. “Karena ini penugasan dari pimpinan tertinggi partai maka kita harus jalankan dengan optimis, dong”, ujar Rudita.

Menurut Rudi, Kabupaten Bandung sesungguhnya adalah basis ‘banteng’, akan tetapi hal ini tidak otomatis menjadi modal kemenangan di Pilkada. Ada treatment khusus yang dilakukan untuk dapat meraih kembali kejayaan banteng di basisnya. “Kami akan membangkitkan kembli militansi generasi lama generasi banteng yang selama ini memilih diam dan pasif”, ujar Rudita menutup pembicaraan dengan pi-news.online. (FDG~MZ~Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed