oleh

Pedagang Pasar Baru Desak Evaluasi Pengelola

Bandung, pi-news.online – Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) Iwan Suhermawan mendesak PD Pasar Bermartabat untuk mengevaluasi pengelolaan Pasar Baru.

“Pemerintah Kota Bandung/PD Pasar Bermartabat agar segera menyerahkan pengelolaan Pasar Baru kepada pihak swasta yang profesional, baik melalui.proses pelelangan maupun penunjukan“, kata Iwan dalam salah satu poin rilis diterima redaksi pi- news. online, Senin, 9/11/2020.

Dalam konferensi pers yg digelar di Sekretariat HP2B, Iwan membeberkan kesulitan para pedagang sejak memasuki masa darurat covid-19. Sejak pemerintah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar, pengunjung Pasar Baru maupun pembeli menurun drastis hingga lebih 60%. “Keadaan ini tentu menurunkan omset pedagang sehingga sehingga mereka kesulitan dalam membayar kewajiban kepada pengelola pasar. Untuk itu kami meminta pengelola dan pemerintah Kota Bandung untuk membebaskan para pedagang dari biaya service charge dan beban listrik selama pemberlakuan bencana covid-19 inic, ujar Iwan.

Selain itu para pedagang mengharapkan agar Pemerintah dan DPRD Kota Bandung mencari solusi atas kesulitan yang dihadapi oleh para pedagang pasar baru.

Penurunan omzet pedagang terlambat direspon oleh PD Pasar dengan melakukan negosiasi atau musyawarah dengan pengelola untuk menemukan jalan keluar atas kesulitan yang dialami pedagang.

HP2B berharap agar pengelola pasar baru melakukan promosi yang agresif untuk mengundang pengunjung, disertai dengan peningkatan sarana yang membuat nyaman para pengunjung.

Jika tidak ada langkah kongkrit dalam menyikapi keadaan ini, Iwan khawatir bahwa Pasar Baru akan bangkrut secara permanen atau tidak bisa diperbaiki lagi.

Iwan berharap agar pemerintah Kota Bandung segera mengalihkan pengelolaan Pasar Baru kepada pihak swasta yang lebih profesional dan memahami seluk beluk perdagangan.
Red…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed