oleh

Tgk.Raju,Waketum YKIM. “PENYAMBUNG TOL LAUT ADALAH TOL LANGIT, BANDARA SABANG BAGAIMANA ?”

pi-news.online – Sejak gencarnya pembangunan infrastruktur darat Dan laut, distribusi orang, barang dan jasa mulai terurai sejak Presiden Jokowi ‘turun-tangan sehingga seluruh kawasan Indonesia kembali mampu meningkatkan perekonomian dan pariwisata, baik lintas Jawa, Papua, Kalimantan, Sulawesi, hingga ke Trans Sumatera semua seolah ‘ceria kembali, khususnya bagi saudara saudara Kita di Timur Indonesia.

Pembangunan belasan bandara baru salah satu bukti Itu, Dan bandara tersebut banyak dibangun di wilayah terluar dan perbatasan Indonesia, seperti Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, dan Pulau Miangas di Sulawesi Utara. Lalu di kawasan timur seperti Maluku dan Papua”, demikian Thk.Raju,Waketum Yayasan Kerja Indonesia Maju (YKIM) melalui seluler, Selasa (5/5) Lalu.

Tgk.Raju kemudian menyebutkan nama bandara baru Dan yang akan dibangun, yaitu:

1. Bandara Maratua
2. Bandara Werur
3. Bandara Koroway Batu
4. Bandara Letung
5. Bandara Namniwel
6. Bandara Miangas
7. Bandara Morowali
8. Bandara Kertajati di Jawa Barat
9. Bandara Tebelian
10. Bandara Samarinda Baru
11. Bandara Buntu Kunik
12. Bandara Kabir
13. Bandara Siau
14. Bandara Muara Teweh
15. Bandara Tambelan
16.Bandara Bali Utara
17.Bandara Sukabumi, dsb.

Dari sejumlah nama itu, satu yang sudah beroperasi adalah Bandara Kertajati yang digadang-gadang menjadi terbesar setelah Bandara Soekarno-Hatta. Bandara ini akan digunakan untuk penerbangan umroh dan naik haji.

Bahkan Jokowi juga sudah meresmikan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan terminal termegah dan terluas di Indonesia.Dengan luas sekitar 350.000 meter persegi, Terminal 3 dapat menampung hingga 25 juta penumpang per tahun, jauh di atas Terminal 1 dan 2 yang hanya sekitar 8-9 juta penumpang per tahun.

“Bagaimana dengan rencana pembangunan Bandara Baru Sabang?” tanya Saya.

Jawab Tgk.Raju, pembangunan bandara internasional baru di Sabang sudah dimasukkan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Namun mungkin baru optimal pasca Covid 19, tujuan Bandara Sabang pastinya untuk mengoptimalkan arus kunjungan wisatawan dan menciptakan tujuan wisata baru di pulau Sabang, pulau paling barat Indonesia.

“Keberadaan Bandara Sabang nanti demikian strategis, Selain Perbatasan dengan negara Tetangga juga Bandara Itu akan bertaraf internasional yang katanya akan menggantikan Bandara Maimun Saleh.

Masih kata Tgk.Raju, bahkan Pemko Sabang sudah menyiapkan lahan sekitar 40 hektar sekitar Ujong Seuke (Anoi Itam), Bango (Keuneukai) dan Beurawang, Kecamatan Sukajaya.

“Pertanyaannya, kalau Anggaran pastinya Presiden Jokowi telah berhitung cermat. Namun sejauh apa pembangunan Bandara Sabang ini mampu menyerap lapangan kerja lokal?, jangan malah sebaliknya nanti, lebih banyak tenaga kerja luar Aceh disini, tolong media juga mengawasi”, tutup Tgk.Raju Putra Aceh Utara ini.’ Nah kan!..(PpRief/Zay/RL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed