oleh

Stay At Home Ini Yang Dilakukan Supardan, S.Pd. Guru Pengajar Sekolah Dasar Negeri Ujungmanik 06.

Cilacap, pi-new.online
Berbagai aktifitas dilakukan untuk mengisi waktu seiring diberlakukanya anjuran pemerintah dalam menindak lanjuti protokol Kesehatan agar Stay At Home (Tetap dirumah).

Strategi Pemerintah guna penanggulangan penanganan percepatan
cegah Covid-19 untuk memutus mata rantai penyebaran virus ditegaskan.

Dari himbauan agar masyarakat membiasakan pola hidup sehat, Social Physikal Distancing hingga membatasi aktifitas diluar rumah.

Untuk mengisi waktu dalam mengurangi kepenatan hari-hari didalam rumah berbagai kegiatan dilakukan segala langkah diterapkan guna mengusir kejenuhan.

Keprihatinan dengan adanya virus corona yang mewabah di Indonesia bahkan mancanegara tak sedikit mengundang kepedulian masyarakat dari berbagai cara.

Salah satunya Supardan, S.Pd, Mantan Kepala Desa yang menjabat di Pemerintahan desa Ujungmanik 2 (Dua) Periode dari tahun 1999-2007 hingga 2007- 2013.

Berangkat dari PNS Seorang guru pendidik di Sekolah Dasar Negeri Ujungmanik 06 bersama Istri Winarni, S.Pd, Mencipta dan menyanyikan lagu yang berhubungan dengan virus covid-19 yang belakangan ini melanda.

Lagu bertajuk Sekar dhandhang gula corona laras slendro pathet 9 mengartikan bahwa virus yang mewabah bangsa merupakan ujian dari yang Kuasa.

Manusia harus waspada dengan cara berusaha mengikuti program pemerintah dengan menaati semua aturan yang ada sebagai bentuk ikhtiar.

Selalu berdoa serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta merupakan obat batin sebagai penenang agar dalam menyikapi virus yang mewabah tidak berlebihan.

Berserah diri dan berhati-hati merupakan komponen dari satu kesatuan manusia dalam berusaha, Ikhtiar dan doa dan semua kembali kepada Tuhan Semesta Alam yang menentukan.

Atas upaya yang dilakukan manusia mudah-mudahan virus Corona yang melanda negeri segera pergi sirna dan hilang.

“Lirik lagu Dhandhang Gula Corona Slendro Pathet 9”.

Wus wayahe kang kuwasa nguji.
Mring manungsa ana alam donya
Corona iku arane.

Ikhtiyar sing mituhu.
Tansah sumarah marang Gusti.
Waspada lan Prayitna.

Sekabehing laku.
Mugiya Gusti ngedohna.
Samubarang lelara sarta bilahi.
Corona bakal sirna.

(#Tun/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed