oleh

Kepala Disdagin Kota Bandung : Salah Satu Penyebab Meroketnya Harga Bawang Putih di Bandung, Ditemukan Penimbun 150 Ton Bawang Putih

-Hobi-469 views

Bandung,pi-news.online
Tim Satgas Pangan Polda Jabar (12/2) menemukan sebanyak kurang lebih 150 ton bawang putih diduga ditimbun di gudang salah satu importir, yakni PT SPS di Karawang Timur. Perusahaan tersebut memiliki kuota impor sebanyak 720 ton untuk berbagai wilayah termasuk Jabar dan Kota Bandung. Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan hal tersebut menjadi titik terang salah satu penyebab meroketnya harga bawang putih di Kota Bandung sejak minggu lalu. Dia berharap stok 150 ton tersebut segera didistribusikan. Mudah-mudahan dengan temuan ini, stok yang ditimbun tersebut bisa segera digelontorkan ke distributor di Kota Bandung. Kota ini adalah barometer harga di Jabar dan selalu dipantau oleh pusat,” ungkapnya ketika ditemui di Balaikota Bandung.
Elly mengatakan, saat ini terdapat 3 importir bawang putih yang memasok barangnya melalui 8 distributor di Kota Bandung. Salah satunya adalah PT SPS Karawang Timur yang diduga melakukan penimbunan. Elly juga menyebutkan rencana pembatasan impor pangan dari Cina terkait antisipasi virus Corona yang sempat akan dilakukan adalah salah satu isu yang memantik permainan spekulan. Meski demikian, perlu ditelusuri lebih lanjut motif di balik dugaan penimbunan bawang putih di Karawang, dan apakah penimbunan tersebut berdampak langsung pada meroketnya harga komoditas tersebut belakangan ini. Pasalnya, PT SPS disebut telah menahan distribusi sejak November 2019. Ada kekhawatiran dengan rencana impor ditahan, ada yang menahan stok karena takut stok impor dari Cina berhenti. Tapi pemerintah sudah memastikan impor produk hortikultura tetap jalan. Elly juga memastikan stok bawang putih untuk kebutuhan konsumsi Kota Bandung masih aman hingga Maret 2020. Sehingga, dia mengimbau agar masyarakat tetap belanja sesuatu kebutuhan. Masyarakat diimbau jangan panic buying karena stok kita masih mencukupi. Beli lah bawang sesuai kebutuhan, bukan keinginan,” ungkapnya. (Farry nt).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed