oleh

Jadilah Muslim Yang Pandai Bersyukur Dan Gana’ah, Selalu Merasa Cukup Atas Nikmat Yang Allah Berikan

-Religi-60 views

Jawa Barat, pi-news.online – Kabid Humas Polda Jabar: Wakapolda Jabar Brigjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K, M.Si., M.M., Rabu (5/2/2020) menghadiri kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental Polda Jabar. Kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental dihadiri juga oleh Irwasda Polda Jabar, para pejabat utama Polda Jabar, dan anggota Mapolda Jabar.

Bimbingan rohani dan mental dimulai dengan pembacaan Surat Ar Rahman secara berjamaah dan Dzikir Asmaul Husna. Tausiyah kali ini disampaikan oleh K.H. Kholilulloh, S.E., dari Antapani Kota Bandung.

Dalam tausiyahnya K.H. Kholilulloh, S.E., menyampaikan betapa banyak orang yang terkesima dengan kilauan harta orang lain. Tidak pernah merasa cukup dengan harta yang ia miliki. Jika sudah mendapatkan suatu materi dunia, dia ingin terus mendapatkan yang lebih. Jika baru mendapatkan motor, dia ingin mendapatkan mobil kijang. Jika sudah memiliki mobil kijang, dia ingin mendapatkan mobil sedan. Dan seterusnya sampai pesawat pun dia inginkan. Itulah watak manusia yang tidak pernah puas.

Sikap seorang muslim yang benar, hendaklah dia selalu melihat orang di bawahnya dalam masalah harta dan dunia. Betapa banyak orang yang  berada di bawah garis kemiskinan, untuk makan sehari-hari saja harus mencari utang sana-sini, dan masih banyak di antara mereka keadaan ekonominya jauh dibawah standar.  Seharusnya seorang muslim memperhatikan petuah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hal ini.

Ketika seorang muslim melihat saudaranya memiliki mobil mewah, maka akan  merasa mobillnya masih sangat tertinggal jauh,  Akhirnya yang ada pada dirinya adalah kurang mensyukuri nikmat, menganggap bahwa nikmat tersebut masih sedikit, bahkan selalu ada hasad (dengki) yang berakibat dia akan memusuhi dan membenci temannya tadi.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan umat untuk  melihat kepada orang yang berada dibawah  dalam masalah dunia agar  menjadi orang yang bersyukur dan qana’ah yaitu selalu merasa cukup dengan nikmat yang Allah berikan, juga tidak hasad (dengki) dan tidak iri pada orang lain. Karena ketahuilah bahwa kekayaan yang hakiki adalah kekayaan hati yaitu hati yang selalu merasa cukup dengan karunia yang diberikan oleh Allah S.W.T.
~Shd~

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed